...isi Blog ini ngga penting banget makanya jangan pernah menjadikan isi blog sebagai acuan hidup anda...
Kamis, 08 Desember 2011
Tips Penyamaran Kambing jadi Anjing
1. Copot dulu tanduk. Gak ada anjing yang bertanduk
2. Khusus buat kambing jantan, jangan lupa cukur jenggot. Semacho-machonya anjing, gak ada yang punya jenggot
3. Tegakkan telinga, mengendus-endus dan pasang seringai garang. Biar keanjingannya makin kentara
4. Pergi ke ahli gigi buat ganti jenis gigi herbivora ke gigi karnivora
5. Mandi dan keramas yang bersih serta jangan lupa pake deodoran yang banyak biar bau kambingnya sirna
6. Manicure dan pedicure supaya kuku-kuku kambing yang besar bisa terlihat unyu seperti kuku anjing
7. Kalo bete jangan nyeruduk tapi tirulah jurus andalan anjing, yaitu menggigit
8. Lupakan rumput. Cobalah jenis makanan yang digemari anjing seperti daging dan tulang
9. Belajarlah untuk mengubah suara mengembik jadi menggonggong
10. Bertengkarlah dengan kucing, biar terlihat anjing banget
11. Kalo sudah berhasil mirip anjing, jangan mendekat lapo B1 atau usaha penyelamatan diri akan gagal
Demikian tips dari sayah, semoga berhasil. Kalo gagal terima nasib saja terlahir sebagai hewan ternak.
Sabtu, 14 Maret 2009
Friday Kliwon the 13th part deux
Setelah dicampakan oleh Nyi Roro Kidul, Jason yang semula sangat sadis tiba-tiba berubah menjadi mellow serta kehilangan gairah untuk membantai ABG pengunjung Crystal Lake. Seperti saat ini Jason sedang termenung-menung sendiri meratapi kisah cintanya sambil mendengarkan lagu dari D’Masiv yang berjudul Cinta ini Membunuhku.
(Ayo mari kita nyanyikan bersama lagu ini sebagai tanda solider terhadap Jason).
kau membuat ku berantakan
kau membuat ku tak karuan
kau membuat ku tak berdaya
kau menolakku acuhkan diriku
bagaimana caranya untuk
meruntuhkan kerasnya hatimu
ku sadari ku tak sempurna
ku tak seperti yang kau inginkan
reff:kau hancurkan aku dengan sikapmu
tak sadarkah kau telah menyakitiku
lelah hati ini meyakinkanmu
cinta ini membunuhku
Kegemaran Jason lainnya adalah mengikuti acara AMKM (Anda Meminta Kami Memutar) di radio. Tak bosan-bosannya Jason merequest lagu tersebut untuk dikirimkan ke NRK tercinta dengan harapan sang pujaan hati akan luluh.
NRK yang gagal menggugurkan kandungannya kini tengah kebingungan karena kuatir reputasinya akan rusak, mosok ratu laut selatan hamil diluar nikah, apa kata dunia !!! Demi menutupi aib yang jika dibiarkan akan menjadi santapan empuk infotainment, NRK meminta pertanggungjawaban Jason. Jason memang tergila-gila pada NRK namun menikah sangat jauh dari rencana pria anti komitmen ini. Demi sang jabang bayi agar tidak mendapatkan julukan anak haram, akhirnya NRK dan Jason sepakat untuk melakukan kawin kontrak hingga sang jabang bayi mendapatkan akta..
Menjadi suami NRK ternyata tidak membuat Jason menjadi lebih bahagia, sebaliknya Jason malah makin merana. Jason baru menyadari kalau NRK tak pernah benar-benar mencintainya, bagi NRK Jason tak lebih hanya sekedar penyumbang benih semata. Sama sekali Jason tak pernah merasakan menjadi suami yang sesungguhnya, mau makan ya makan sendiri, tidurpun tidur sendiri. Rasa cinta Jason terhadap NRK makin hari makin luntur, hanya karena masih terikat kontrak Jason masih bertahan hidup berumahtangga bersama NRK.
Hasil pemeriksaan USG 3D menunjukan jabang bayinya berjenis kelamin laki-laki, kata sang dokter “it’s a boy”. Begitu mengetahui bakal anaknya laki-laki, Jason langsung mengusulkan nama Jason Voorhees Jr. Usul ini kontan ditolak mentah-mentah oleh ibunya. Menurut NRK, nama anaknya harus ada “Roro Kidul”nya secara dia adalah keturunan penguasa laut selatan. Setelah diadakan musyawarah untuk mufakat diputuskan nama anak mereka adalah J-Rock yang merupakan singkatan dari Jason – ROro CKidul (Namanya hasil sumbangan dari sdri. Riska Damayanti red.).
Singkat cerita, lahirlah putra Jason-NRK dengan kondisi sehat dan lengkap tanpa kurang sesuatu apapun. Ketakutan NRK akan wajah anaknya akan seperti rusak seperti wajah Jason tidak terbukti. NRK segera menyuruh salah seorang pemujanya untuk mengurus pembuatan akta kelahiran sang anak. Rupanya orang yang diutus NRK ini kurang paham bahasa Inggris sehingga nama J-Rock di akta ditulis sebagai Djerok sesuai dengan lafal yang didengarnya. Resmilah nama anak Jason – NRK adalah Djerok tanpa embel apapun. Jason tidak terlalu masalah dengan nama baru sang anak walaupun agak kesulitan mengejanya tapi ia malah menganggap nama itu sangat otentik. Yang kecewa justru NRK karena dianggapnya nama Djerok terlalu ndeso, gak cocok untuk jadi nama seorang putra penguasa laut selatan dan yang terpenting sangat tidak komersil bagi seorang calon pemain sinetron.
Anak adalah harapan orangtua, NRK ingin menjadikan Djerok sebagai model dan pemain sinetron yang dipuja-puja oleh lawan jenisnya. Sementara bagi Jason, Djerok akan dijadikan partner dalam melakukan penjagalan ABG pada saat Friday the 13th. Seiring dengan kelahiran Djerok, maka kontrak pernikahan Jason-NRK berakhir sudah. NRK mendapatkan hak asuh tapi selama liburan panas Djerok akan menghabiskan waktunya bersama sang ayah.
Tentu anda akan membayangkan kolaborasi antara Jason si pembantai sadis di Friday the 13th dan Nyi Roro Kidul sang ratu pantai yang sakti mandra guna akan menghasilkan penjahat baru yang maha sadis. Maaf anda salah, Djerok mewarisi kecantikan dan kegemulaian sang ibu serta kulit pucat sifat pemalu sang ayah. Alih-alih jadi penjahat seperti sang ayah atau penerus tahta laut selatan, Djerok tumbuh menjadi pemuda gemulai yang berkarir di dunia entertainment. Bukan sebagai pemain sinetron seperti harapan sang bunda melainkan jadi make up artist di sebuah PH sinetron. Sang ayah kesohor piawai menggunakan senjata tajam untuk menghabisi nyawa orang maka Djerok sangat piawai menggunakan senjata tajam bernama gunting yang digunakannya untuk memotong rambut pelanggan salon Lutuyul tempat kerjanya kalau sedang tak ada order make up artist.
Hi...hi... jadi kalau Jason Friday the 13th berkolaborasi dengan Nyi Roro Kidul akan menghasilkan banci salon.... Makanya hati-hati dengan banci salon...
Kamis, 12 Maret 2009
Friday Kliwon the 13th
Sebetulnya aku bukan penganut kepercayaan mistis atau supranatural tapi secara ngga sadar tadi pagi melihat kalender dan menemukan kalau hari ini adalah Jumat Kliwon tanggal 13 alias Friday Kliwon the 13th. Friday the 13th yang menjadi favorit para penggemar horor di barat sana dan… kebetulan bertepatan dengan jumat kliwon yang dikeramatkan oleh penganut kepercayaan Jawa Kuno. Hari ini benar-benar hari istimewa bagi para supranatural mania.
Di Hollywood sana ada film horor laris berjudul Friday the 13th yang dibuat hingga 8 seri dengan ikonnya yang bernama Jason Voorhees. Di Jawa ada mitos tentang Ratu Laut Selatan yang bernama Nyi Roro Kidul. Bagi para fans Nyi Roro Kidul, jumat kliwon merupakan hari wajib untuk memberikan sedekah laut bagi sang ratu. Walaupun ngga percaya hal-hal mistis dan supranatural tapi tiba-tiba muncul fantasi-fantasi liar seputar Friday Kliwon the 13th. Aku membayangkan untuk mengkawinkan cerita horor dari 2 belahan dunia yang berbeda itu.
Gini ceritanya :
Jason dan Nyi Roro Kidul (NRK) rupanya sudah melek teknologi, mereka sudah mengenal yang namanya internet. Berkat sebuah komunitas horor di dunia maya, Jason dan NRK resmi menjadi teman chatting. Jason menyombongkan jumlah korban yang pernah dia bantai di Crystal Lake dan tak lupa menceritakan pengalamannya bertarung dengan Freddy Krueger si mimpi buruk dari jalan Elm. NRK menceritakan tentang kelakuan para fansnya dari tanah jawa yang memujanya hingga rela memberikan berbagai macam sedekah setiap jumat kliwon. Dengan jumlah fans yang banyak hingga raja jawapun menjadi salah satunya, Jason membayangkan NRK sebagai sosok wanita asia nan eksotik. Begitu pula NRK, membayangkan Jason sebagai sesosok pria bule nan gagah perkasa.
Jason ngebet sekali ingin merasakan tidur denang wanita jawa yang eksotis. Sementara NRK punya keinginan untuk memiliki anak berwajah kebulean supaya laku jadi model atau pemain sinetron. Untuk mewujudkan agenda masing-masing maka keduanya sepakat untuk copy darat. Mereka janjian untuk bertemu di "dunia lain" karena NRK kesulitan mendapatkan visa AS demikian juga Jason yang ngga bisa bikin passport karena ngga punya pasfoto.
Pertemuan diatur pada tanggal hari jumat kliwon tanggal 13. Tanpa basa basi keduanya langsung bobo bareng, saking ngebetnya Jason masih menggunakan topeng ski andalannya. Setelah selesai melakukan kegiatan yang telah dipotong lembaga Sensor Film itu, NRK penasaran ingin melihat wajah asli Jason. Semula Jason menolak tapi berkat rayuan maut NRK, Jason luluh juga dan mengijinkan NRK melepaskan topengnya. Alangkah terkejutnya NRK melihat wajah Jason yang tak setampan bayangannya, segera saja ia pergi meninggalkan Jason yang langsung patah hati karena kadung jatuh hati pada kemolekan NRK.
Akibat perbuatannya dengan Jason, NRK hamil. Sebetulnya NRK ingin menggugurkan kandungannya karena takut anaknya akan seancur wajah sang bokap. Namun sayang seribu saya klinik aborsi langganannya di Johar Baru baru saja digerebek polisi. Klinik aborsi yang lainpun tidak berani berpraktek untuk sementara waktu. Maka dengan sangat terpaksa NRK mempertahankan janin yang ada dalam kandungannya.
Bagaimana kelanjutan kisah ini? Bagaimana rupa anak NRK? Dan bagaimana nasib Jason yang patah hati? Tunggu saja terbitnya Friday Kliwon the 13th jilid 2....
Minggu, 14 September 2008
Konspirasi Keriting
Entah kebetulan atau tidak, pembuat film "Laskar Pelangi" adalah duo keriting Riri Riza dan Mira Lesmana. Duo keriting ini termasuk pioneer kebangkitan film Indonesia yang sempat mati beberapa tahun lalu melalui karya mereka "Petualangan Sherina". Sebuah novel hebat yang telah menginspirasi banyak orang akan dibuat versi layar lebarnya oleh para sineas yang selama ini telah menelurkan film-film bermutu, tentu ekspektasi orang akan tinggi sekali. Memang tidak mudah mengadaptasi sebuah karya sastra ke layar perak dengan sukses namun rasanya duo keriting ini akan mampu membuat "Laskar Pelangi" akan sespekta novelnya atau paling tidak akan jauh lebih baik daripada kebanyakan film Indonesia yang sedang beredar saat ini.
Keterlibatan manusia keriting dalam "Laskar Pelangi" tidak cukup sampai situ saja. Sebuah film rasanya akan kurang hidup tanpa soundtrack …Dan penggarap soundtrack film "Laskar Pelangi" adalah grup Nidji yang vokalisnya, Giring, berambut keriting juga. Makanya dalam pikiranku segera timbul teori konspirasi keriting secara kisah hidup si Ikal ini digarap oleh orang-orang berambut keriting. Mulai dari Andrea Hirata si pengarang, Mira dan Riri yang mentransfernya ke layar perak serta penggarap soundtracknya Nidji. Jangan lupakan pula peranan Andy Noya manusia keriting lain yang turut berjasa membuat "Laskar Pelangi". Melalui acara Kick Andy beberapa tahun lalulah saya dan banyak pembaca lainnya pertama kali mengenal "Laskar Pelangi".
Konspirasi tidak selalu harus berkonotasi negatif. Menurutku konspirasi keriting ala "Laskar Pelangi" ini adalah sebuah contoh konspirasi yang baik lantaran semua yang terlibat harus diakui memang termasuk yang terbaik dibidangnya masing-masing. Memang kebetulan semuanya berambut keriting sesuai dengan rambut tokoh Ikal.
Kamis, 21 Agustus 2008
Merdeka?
Setelah dipikir-pikir kembali, sesungguhnya dari jaman kolonial Belanda dulu yang namanya kapitalisme sudah menjajah bumi nusantara. Ingatkah akan Vereenidge Oost-Indische Compagnie alias VOC atau lebih ngetop disebut kumpeni?Dengan kekuasaan monopoli dagang yang menguasai seluruh wilayah Timur Jauh termasuk Indonesia, VOC ini bisa disamakan sebagai korporasi global di masa kini. Dulu VOC mengeruk habis hasil bumi Indonesia yang keuntungannya sama sekali tidak dinikmati oleh pemilik asli bumi pertiwi kecuali hanya sekedar upah yang jumlah sangat tak seberapa. Begitu juga seperti masa kini, korporasi global juga terus menggerus bumi Indonesia untuk keuntungan mereka dan hanya menyisakan sedikit saja bagi segelintir orang Indonesia.
Keadaan justru lebih parah sekarang, sebab VOC dulu hanya mencoleng hasil bumi yang ada dipermukaan saja tapi korporasi global modern benar-benar mengeruk habis semua yang ada di bumi Indonesia. Ingat potongan lagu ini:
"Indonesia tanah air beta
Pusaka abadi nan jaya"
Rasa-rasanya lagu tersebut sudah tidak relevan lagi. Tapi bukan salah sang pencipta lagu tapi salah para pemimpin yang pernah dan sedang menguasai negara ini. Dengan atas nama investasi, pemerintah membiarkan begitu saja beberapa korporasi global semena-mena menguasai kekayaan alam Indonesia.
Dari dalam bumi, sebut saja Halliburton, Exxon, Caltex, PetroChina, Newmont, Freeport dan yang lainnya mengeruk aneka hasil tambang dari perut bumi. Sekarang kita naik ke permukaan tanah, disana kita akan menemukan para “petani” ultra modern seperti Cargill, Monsanto dan aneka agro corporation lainnya yang mulai mengekspansi tanah Indonesia dan mematikan petani radisional lokal secara perlahan-lahan. Belum lagi penguasaan beberapa pulau Indonesia oleh pihak asing untuk dibuat resort island yang harga menginapnya selangit dan tidak menggunakan mata uang rupiah.
“Indonesia Tanah Airku”. Tanah didalam dan dipermukaan sudah dikuasai, bagaimana dengan airnya? Air kita juga sudah dikuasai pihak asing, contoh paling mudah lihat saja yang mengurusi jasa air ledeng di Jakarta ini. Di Jakarta ada 2 rupa PDAM yaitu TPJ dan Palyja. Ladies and Gentlemen… TPG stand for Thames PAM Jaya dan Palyja is a short name of PAM Lyonnaise Jaya. Dari namanya kita udah tahu dari mana asal kedua perusahaan tersebut. Marilah isi titik-titik berikut ini ; Thames adalah sebuah sungai yang menjadi icon kota London yang merupakan ibukota negara… sedangakan Lyonnaise ada hubungan dengan klub sepakbola Lyon yang anggota liga sepakbola negara….
Tanah dan air sudah dikuasai, lalu masih ada udara. Udara Indonesia juga ngga kalah miris nasibnya dengan tanah air tercinta ini. Siapakah pemilik saham mayoritas Indosat? Pemerintah? Salah satu orang kaya Indonesia? Ting tong, kedua jawaban tadi salah… Sepertinya Indosat harus ganti nama jadi Singsat (jangan dibaca singset). Para provider telepon selular di Indonesia juga sebelas duabelas dengan Indosat, memang sih ngga seratus persen tapi tetap aja jadi yang paling dominan adalah korporasi milik asing mulai dari taipan Singapore, berhad Malaysia hingga ke Qatar dan Inggris.
Kalau alamnya sudah diberdayakan oleh pihak asing maka otomatis manusianya pun hanya jadi manusia jajahan belaka. Hidup dari upahan para kolonial global yang nantinya akan dihabiskan untuk membeli produk hasil korporasi global juga. Misalnya saja untuk makan McD dan minum Coca Cola sambil nonton sinetron kejar tayang buatan rumah produksi milik orang India.
Jadi kita masih di jajah, lalu kapan dong merdekanya? Apakah tanggal 17 Agustus masih relevan jadi hari kemerdekaan Indonesia? Ya tanggal 17 Agustus masih kita perlukan sebagai simbol pengingat makna kemerdekaan yang sesungguhnya. Namun kita baru bisa dikatakan merdeka seutuhnya apabila seluruh kekayaan yang ada di bumi Indonesia baik didalam atau diatas tanah dan air serta udara dinasionalisasikan. Kita tak perlu anti globalisasi, sebab nantinya kita akan terkucil. Lagipula beberapa produk kapitalisme global seperti MTV, atau McD sangat menyenangkan. Olimpiadepun sebetulnya adalah salah satu bentuk globalisasi yang disponsori oleh berbagai produk simbol kapitalisme, tapi tidak ada yang salah dengan olimpiade. Yang penting hasil kekayaan bumi kita sendiri dapat dinikmati oleh bangsa sendiri dan jangan ada pembiaran perompakan terang-teragan hasil alam kita.
Senin, 28 Juli 2008
Blog Gak Penting
Kamis, 15 Mei 2008
Tayangan TV Bermasalah
1. Cinta Bunga, SCTV
2. Dangdut Mania Dadakan 2, TPI
3. Extravaganza, Trans TV
4. Jelita, RCTI
5. Mask Rider Blade, an tv
6. Namaku Mentari, RCTI
7. Rubiyah, TPI
8. Si Entong, TPI
9. Super Seleb Show, Indosiar
10. Mister Bego, an tv.
Adakah yang jadi favorit anda? Uhmm kalau aku sih ngga ada paling cuma Extravaganza aja yang kadang-kadang aku tonton. Kalau melihat tayangan Extravaganza belakangan ini menurutku sih memang ini menurun kualitasnya banyak humor kurang segar sehingga untuk membuat tetap lucu sering membuat joke-joke yang menurutku agak berlebihan. Tapi seharusnya tidak hanya Extravaganza saja yang disentil karena ada juga tayangan lawak sejenis yang juga kadang terlalu berlebihan. Jadi kalau mau fair seharusnya jumlah tayangan bermasalah yang beredar di TV nasional kita ini jumlahnya lebih dari 10. Tayangan infotainment seharusnya masuk dalam daftar tayangan bermasalah karena tak ada manfaatnya sama sekali bagi pemirsa malah kadang memberikan contoh buruk dengan menampilkan konflik pribadi seseorang yang seharusnya bukan untuk konsumsi publik.
Selasa, 06 Mei 2008
Ribetnya UN
Perasaan waktu jaman aku sekolah dulu pelaksanaan ujian nasional yang waktu itu masih bernama Ebtanas biasa aja tuh. Tapi sekarang, pelaksanaan UN heboh sekali hanya kalah sedikit dari kehebohan pemilu. Tidak cuma melibatkan pejabat-pejabat di depdiknas tapi sampai melibatkan kepolisian segala. Bahkan ada kasus di daerah Sumatera Utara yang sampai melibatkan densus 88 alias pasukan khusus anti teror kepolisian, padahal kasusnya cuma masalah kecurangan UN dimana ada satu sekolah yang guru-gurunya sengaja mengkoreksi jawaban para murid agar bisa mendapatkan nilai minimal kelulusan. Tindakan curang dalam Ujian Nasional bolehlah dikategorikan sebagai tindakan penipuan tapi kayanya ngga perlu deh sampai melibatkan pasukan anti teror, pihak kepolisian saja cukup. Padahal diluar sana masih banyak kasus lain yang lebih cocok dikatakan sebagai tindakan teror seperti misalnya perusakan rumah ibadah, penculikan anak atau pertikaian antar kampung.
Memang sih ide pemerataan standar pendidikan nasional perlu diacungi jempol tapi sebetulnya intinya bukan di ujian kelulusannya tapi yang harus dibenahi dulu yaitu pemerataan sarama dan prasarana pendidikan. Rasa-rasanya kurang fair menyamakan kemampuan akademis anak-anak yang bersekolah di sekolah yang fasilitasnya lengkap mulai dari laboratorium hingga akses internet dengan anak-anak yang bersekolah di bangunan sekolah yang nyaris roboh dan kalau hujan terpaksa harus pulang karena kelasnya kebocoran. Kalau sarana dan prasarana sudah merata atau paling tidak telah memenuhi kelayakan minimal, bolehlah pelaksanaan ujian nasionalnya dilakukan sama rata di seluruh pelosok negeri.
Kalau sudah mau menghadapi ujian nasional yang stres bukan cuma anaknya saja, orangtuanya saja ikutan stres. Sistem birokrasi di tubuh departemen milik pemerintah masih kacau balau sehingga memungkinkan ada kesalah dalam memasukan data. Seperti pernah ada kasus seorang anak yang juara olimpiade sains tidak lulus UN. Padahal selama ini nilai akademisnya selalu diatas rata-rata dan bahkan dia sudah diterima disebuah universitas negeri bergengsi. Entahlah apa penyebab kegagalan anak tersebut dalam UN, ditenggarai adalah kesalahan dalam memasukan data nilai. Entahlah bagaimana nasib anak tersebut, yang pasti tentu saja dia bakal stress berat. Untungnya aku ngga jadi anak sekolah di jaman sekarang, bisa-bisa aku jadi anak stress juga.
Rabu, 23 April 2008
Foto Bareng Seleb
Terlihat sekali perbedaan gaya berfoto seorang negarawan dengan seorang rakyat jelata seperti temanku itu. Si mantan presiden gaya berfotonya sangat formil sekali dalam pose yang sempurna sedangkan temanku tersenyum cengengesan dengan sikap tubuh yang nampak agak salting. Si mantan presiden tentunya sudah biasa menghadapi para fans yang meminta berfoto bersama sehingga beliau tentu sudah punya pose andalan yang keluar secara otomatis. Bagi temanku yang baru sekali bertemu dengan beliau tentunya sangat grogi sekali jadinya ngga heran kalau posenya jadi nampak aneh.
Dengar-dengar si mantan presiden ini mau mencalonkan dirinya lagi dalam pemilu nanti, makanya ngga heran kalau permintaan kecil seperti minta foto bareng seperti yang dilakukan temanku itu mau beliau lakukan dengan senang hati. Mungkin si mantan presiden menyangka temanku itu adalah seorang TKW jadi beliau pikir lumayan juga kalau si “TKW” ini senang, siapa tahu dia akan cerita-cerita sama teman kerjanya di rantau dan tentu saja keluarganya di kampung sana. Paling tidak pada pemilu nanti ada sumbangan suara dari para TKW di singapore dan orang-orang sekampungnya. Perkiraan si mantan presiden tidak salah juga sebab ayah temanku itu adalah seorang ketua RT jadi lumayanlah si mantan presiden kalau jadi ikut pemilu lagi bakal dapat suara bulat dari orang seRT.
Aku sudah membayangkan kalau temanku itu akan mencetak besar-besar fotonya dengan si mantan presiden lengap dengan figura yang bagus dan akan dipajang di ruang tamu rumahnya. Jadi ingat waktu hari minggu kemarin aku jajan di sebuah warung nasi padang di pasar Jatinegara. Di warung itu terdapat foto si uda pemilik warung dengan Chris John dalam pose sedang saling mengepalkan tangan. Aku pikir Chris John pernah makan di warung itu, setelah ditanya langsung ke si uda ternyata ia berfoto dengan Chris John di tempat lain ketika tak sengaja juga bertemu dengan si juara dunia tinju tersebut. Kebayangkan foto bareng Chris John aja dipajang apalagi foto bareng dengan mantan presiden.
Tapi kayanya kalau ketemu dengan mantan presiden aku juga akan mengajak berfoto bareng he...he... Berfoto dengan mantan presiden atau juara dunia tinju lebih layak daripada berfoto sama bintang sinetron. Aku sering juga sih bertemu dengan artis-artis lokal tapi maaf aku ngga kepingin foto bareng mereka kecuali kalau taraf kebintangannya sekelas Christine Hakim atau Anggun yang reputasinya udah diakui secara internasional. Aku juga pernah tak sengaja ketemu pak pejabat yang kemarin baru aja kalah dalam pilkada di sebuah pameran. Berhubung aku ngga begitu respek terhadap beliau aku juga ngga berminat minta foto bareng padahal waktu itu lagi sepi dan si bapakpun nampak sedang senyum-senyum.
Rabu, 16 April 2008
Selebritis Politikus
Dulu selebriti digaet partai politik hanya sebagai penggembira yang memeriahkan kampanye saja. Namun belakangan ini di negeri kita ini ada tren baru yaitu menggaet selebritis bukan hanya menjadi penarik massa ke acara kampanye saja, tapi kini kaum selebritis diincar parpol untuk menjadi vote getter. Biasanya kaum selebritis ini diberi jabatan sebagai wakil dari kepala daerah baik tingkat provinsi sampai ke tingkat kabupaten/kota. Terbukti dengan menjadikan seorang selebritis yang telah dikenal masyarakat sebagai salah satu kandidat dalam era pemilihan langsung seperti saat ini jelas lebih efektif daripada sekedar menjadikan mereka sebagai penghibur semata.
Penggaetan selebritis untuk meramaikan kampanye parpol memang dapat menarik perhatian massa untuk datang ke kampanye tersebut namun perhatian massa sesungguhnya lebih kepada hiburannya saja daripada isi kampanye yang ingin disampaikan. Kenyataan kalau masyarakat lebih memperhatikan kaum selebritisnya daripada para politikusnya membuat parpol membuat strategi baru dengan menempatkan sang selebritis sebagai kandidat yang dapat dipilih langsung oleh masyarakat. Tentunya posisi yang diberikan bukanlah posisi yang strategis sebagai ketuanya tapi cukuplah sebagai wakilnya saja.
Gebrakan seleb jadi calon pemerintah diawali oleh Marissa Haque, mantan bintang film idola tahun 80an ini memang sudah lama merambah dunia politik. Waktu itu Marissa dicalonkan sebagai wakil gubernur Banten. Sayangnya sosok Marissa ini belum begitu sukses menarik massa di provinsi Banten untuk memilihnya. Langkah Marissa diikuti oleh Rano "si Doel" Karno yang dicalonkan sebagai wakil bupati Tangerang. Terbukti nama besar Rano Karno sangat menjual sehingga ia dan pasangannya berhasil menjadi bupati/wakil bupati Tangerang. Yang terakhir dan fenomenal sampai sejauh ini adalah Dede Yusuf yang sukes memenangkan pilkada perang bintang daerah Jawa Barat. Tak bisa dipungkiri ketenaran nama Dede Yusuf sebagai jagoan dalam sinetron ikut mendongkrak perolehan suaranya. Memang hasil akhirnya belum keluar tapi nyaris dipastikan kalau Dede Yusuf akan segera menjadi wakil gubernur Jawa Barat.
Strategi yang jitu ini segera ditiru oleh pengurus parpol daerah lain. Yang paling mutakhir adalah rumor seputar pencalonan pedangdut Saipul Jamil sebagai calon walikota Serang. Memang sih baru sekedar wacana namun tetap saja sangat menggelikan. Entah benar atau tidak ada parpol yang nekat mau meminang Saipul Jamil (Emangnya ngga ada yang lain?) atau emang Saipul Jamilnya aja yang kege-eran. Sosok Marissa Haque, Rano Karno dan Dede Yusuf sih memang masih ada pantes-pantesnya jadi politikus tapi Saipul Jamil??? Oh no... Mendingan Cinta Laura kaleeee.
Ngurusin rumah tangga aja ngga becus eh ini mau nekat ikutan ngurusin kota orang. Belum apa-apa si Saipul Jamil udah koar-koar kalau jadi wakil walikota Serang mau menstop sepak terjang Dewi Persik sang mantan istri. Memang aku juga ngga suka lihat penampilan Dewi Persik yang agak-agak eksibisionis itu tapi gue juga sangat menentang juga orang-orang sok suci yang mau mencekal kegiatan perkesenian orang lain. Dewi Persik tampil begitu karena memang ada pasar yang menyukainya, justru di Indonesia ini apa yang dilarang akan menjadi sesuatu yang paling dicari.
Sebetulnya sah-sah saja selebritis jadi politikus tapi bukan berarti semua selebritis pantes menjadi pejabat publik. Seperti si Saipul Jamil ini, rasanya bukan akan menjadi vote getter tapi malah akan menjadi bahan olok-olok baru di jagat maya.
Senin, 14 April 2008
7 Fakta Seputar Nonton Opera
Pengalaman pertamaku menonton opera ternyata sangat inspiratif sekali. Paling tidak ada 7 fakta yang bisa aku sarikan dari pengalaman tersebut.
- Ternyata selera musikku kampungan, terbukti bukannya terpesona mendengar suara-suara emas para penyanyi opera, aku malah nyaris meledakan tawa. Bagiku musik opera tersebut sangat menggelikan. Maaf tapi itu Cuma pendapat pribadiku yang sangat bodoh soal musik. Kalau pop opera seperti Il Divo atau Patrizio Buanne yang memang tampangnya keren-keren masih bisa aku terima. Mendengar nyanyian Sarah Brightman saja kadang-kadang masih suka bikin aku tersenyum geli.
- Alasan pertamaku nekat menonton opera adalah ingin melihat penampilan temanku, yang kedua adalah penasaran ingin tahu seperti apakah pertunjukan opera yang sesungguhnya dan yang ketiga adalah ingin mengecengi cowok-cowok penonton opera.
- Asumsiku untuk alasan ketiga nonton opera karena aku pikir cowok yang senang nonton opera pastilah cowok-cowok yang berkelas atau paling tidak cowok yang smart banget dan tergolong cowok baik-baik. Mirip seperti di film-film hollywood tempo dulu. Faktanya, disana aku jarang melihat eligible bachelor yang ada malah sekumpulan cowok-cowok yang tindak tanduknya terlihat sangat lekong. Kalaupun ada yang berkategori enak dilihat, pasti dia sudah digandeng oleh ceweknya. Jadi kalau mau cari gebetan, jangan pergi ke pertunjukan opera.
- Penonton opera kebanyakan memang orang-orang yang beretiket tinggi seperti layaknya bangsawan Belanda dulu. Kalau ketemu teman, baik pria maupun wanita mereka saling memberikan ciuman pipi. Penampilannya, meskipun tak memakai gaun malam tapi tetap terlihat elegan. Di dalam gedung teater, jarang terlihat orang yang mengobrol kecuali para penonton kampungan seperti aku ini.
- Pertunjukan opera ternyata agak-agak mirip dengan pertandingan sepakbola. Diantara 2 sesi terdapat sekali istirahat selama 20 menit. Di sesi istirahat ini sebagian penonton ikutan keluar dari gedung sekedar untuk jajan-jajan atau pergi ke kamar kecil. Aku juga jadi ingat cerita mamaku kalau pertunjukan bioskop jaman dulupun ditengah-tengah film ada sesi istirahatnya juga.
- Untuk menjadi pemain orgel handal di pertunjukan opera, seseorang harus punya basic senam yang baik. Selain itu orang yang, maaf, agak pendek akan kesulitan memainkan alat musik kasta tinggi ini. Alat musik ini memang sulit dimainkan, pemusiknya tidak cuma disibukan tangannya saja tapi kakinya juga harus main, perlu koordinasi motorik yang luar biasa. Beberapa fungsi orgel yang harus dimainkan oleh kaki kadang jaraknya agak berjauhan sehingga ngga jarang pemainnya harus dapat menjulurkan kedua kakinya kearah yang berlawanan. Kalau kurang pemanasan salah-salah bisa ketarik urat. Tapi kerja keras itu terbayar lunas karena musik yang dihasilkan orgel memang menakjubkan.
- Seorang penggemar opera sepertinya mempunyai telapak tangan yang tebal. Selesai satu lagu penonton segera bertepuk tangan meriah. Apalagi pada saat pertunjukan berakhir, tepuk tangan penonton akan membahana tak putus-putus dalam jangka waktu yang lumayan lama. Aku coba mengikuti kemeriahan tepuk tangan ini tapi telapak tanganku malah jadi sakit. Tidak cuma di akhir pertunjukan, gemuruh tepuk tangan kembali membahana pada saat bagian pemberian karangan bunga dan ucapan terima kasih pada pihak-pihak terkait yang terlibat dalam penyelenggarakan pertunjukan tersebut. Saran saya, jangan pernah mau diajak high five dengan pecinta opera karena telapak tangan mereka tebal-tebal akibat terlalu sering bertepuk tangan.
Sabtu, 12 April 2008
Drama Idol
Rupanya airmata telah menjadi komoditas yang lagi laku-lakunya dijual di TV Indonesia. Keberhasilan Fery AFI yang anak tukang becak telah menginspirasi para idol wannabe untuk menunjukan kesusahan hidup mereka agar bisa mendapat simpati juri dan penonton tentunya. Mulai dari peserta yang ngakunya ditinggal pergi sang ayah dan ibunya masuk penjara sampai ada yang mengaku sebagai tulang punggung keluarga. Belum apa-apa ada peserta yang sudah mengatakan kalau ajang Indonesian Idol telah mengubah hidupnya padahal babak eliminasi saja belum terlewati yang berarti perjalanan masih panjang.
Kadang-kadang taktik mengumbar cerita sedih untuk menarik simpati juri cukup sukses juga, lantaran ada saja perjadi serta yang sebetulnya kemampuan nyanyinya biasa saja namun bisa lolos ke babak eliminasi karena dia punya kisah hidup yang menyedihkan. Ada juga peserta lain yang berkemampuan sama namun tidak lolos karena kisah hidupnya biasa saja. Kecendrungan tidak hanya terjadi di ajang Indonesian Idol namun terjadi juga di berbagai acara reality show yang menggunakan banyaknya sms sebagai indikator kemenangan.
Aku jadi bingung Indonesian Idol ini acara pencarian bakat penyanyi atau mencari seorang drama queen baru sih? Kalau memang mencari penyanyi baru ya udah fokus aja kesuaranya tanpa perlu obral airmata. Drama queen dan drama king ngga perlu lagi dicari sebab udah banyak di Indonesia ini. Tidak sedikit artis sinetron yang mulai ngga laku dengan sengaja membuat sensasi agar masuk acara infotainment sehingga akan menarik perhatian orang lagi. Ngga Cuma artis, para pejabat juga terutama anggota dewan yang jago main drama.
Kamis, 10 April 2008
Ngantuk...
Beberapa hari lalu pada acara berita di berbagai stasiun TV ditayangan adegan Pak SBY yang sedang menegur beberapa kepala daerah yang tertidur dikala presiden sedang berpidato. Presiden menegur dengan sangat keras dan pakai acara menunjuk-nunjuk sang pelaku secara langsung. Teguraan keras presiden ini kontan membuat para kepala daerah ini jadi mendadak segar dan tidak mengantuk lagi. Tak jelas apa penyebab ngantuknya, bisa jadi karena pidato presiden kita yang terlalu puitis sehingga pendengarnya serasa dinina bobokan atau munkin juga si kepala daerah kurang tidur karena habis dientertain semalaman suntuk. Apapun alasannya tapi memang sungguh keterlaluan kelakuan para kepala daerah yang ngantuk tersebut.
Pemandangan pejabat yang tidur waktu sidang atau rapat adalah hal yang biasa, apalagi para anggota DPR yang maunya duit melulu. Media tak pernah bosan menyindir kelakuan para pejabat ngantukan ini tapi sepertinya urat malunya sudah putus jadi segala sindiran tidak akan mempan. Menurutku tindakan yang dilakukan SBY terhadap kepala daerah yang tertangkap basah tidur waktu diberi wejangan sangatlah tepat dan perlu digalakan. Kalau perlu ngga cuma ditegur saja tapi pakai acara dihukum langsung seperti push-up misalnya supaya malu.
Bagaimana aspirasi rakyat bisa didengar oleh para birokrat kemaruk duit tersebut kalau presiden yang sedang bicara di depan mukanya saja diacuhkan. Pejabat atau anggota dewan yang tertangkap basah ketiduran ketika sidang soal rakyat perlu diberi sangsi dan apabila telah dilakukannya berulang kali sudah sepatutnya dipecat saja. Kita butuh pejabat dan wakil rakyat yang selalu segar sehingga bisa bertindak dan berpikir dengan cepat. Kita ngga butuh birokrat ngantukan yang cuma seger juka berurusan dengan duit dan aneka fasilitas untuk kepentingan sendiri.
Selasa, 08 April 2008
K!ck Roy Suryo
“Don’t mess up with blogger” kalimat tersebut sepertinya sangat cucok dilayangkan kepada Raden Mas Roy Suryo sang selebritis telematika. Mas Roy yang konon menurut media adalah seorang pakar telematika sering mengeluarkan statement yang melukai hati kaum blogger. Dikatakannyalah kalau blogger itu tukang membuat berita bohong atau disebut pula kalau blogger itu tidak bertanggung jawab. Mulutmu adalah harimaumu, maka akibat pernyataannya yang sembrono tersebut akhirnya foto tak senonoh sang pakar malah mejeng di halaman website depkominfo, wakil pemerintah dalam urusan perinternetan. Kontan saja Mas Roy jadi panas hatinya tapi beku otaknya langsung menuduh kaum blogger sebagai pelaku utama penoda kesucian imagenya. Sudah jelas kalau hall itu adalah hasil karya iseng hacker tapi belum tentu kalau hacker tersebut adalah blogger. Seorang blogger sejati tentu tidak akan main kasar seperti itu, blogger pasti akan melakukan pembalasan melalui bentuk tulisan.
Entahlah apa dosa kaum blogger terhadap Roy Suryo sehingga begitu antinya dia terhadap sesuatu yang berbau blog. Mungkin saja cintanya pernah ditolak oleh seseorang yang yang blogmania. Tuduhan Mas Roy kalau blogger itu sering menyebarkan berita bohong adalah sangat keliru. Bicara soal penyebar berita bohong, ngga cuma blogger saja yang pernah melakukannya, lihat saja berbagai acara infotainment di TV, separuh beritanya juga bohong atau sangat jauh dari fakta yang penting seru dan ditunggu pemirsa. Kalau Mas Roy membenci blog karena sering membuat berita bohong seharusnya Mas Roy juga membenci email. Banyak banget e-mail hoax dan spam yang beredar hingga setiap harinya nyaris ada saja forward-an email –email yang berisi berita yang diragukan kebenarannya. Email malah lebih parah karena kita dipaksa untuk menerimanya dan kita juga jadi repot harus membuangi junk mail tersebut sedangkan blog lebih bersifat pilihan, kalau ngga mau baca blog ya udah ngga usah dibuka, habis perkara.
Pemikiran Mas Roy yang ternyata sempit itu membuat reputasinya sebagai pakar telematika jadi perlu diragukan. Sebetulnya masih banyak pakar telematika lain yang sebetulnya lebih kompeten seperti Onno W Purbo tapi media lebih sering menjadikan Roy Suryo sebagai nara sumber. Tidak bisa disalahkan juga kalau media mentahbiskan Mas Roy sebagai pakar telematika sebab harus diakui kalau tampang Mas Roy muka kamera yang lebih menjual. Memang di dunia media percitraan visual seperti TV faktor fisik masih bisa jadi andalan. Hal ini rupanya disadari juga oleh Mas Roy kita yang tercinta ini namun sayang ia tidak menyadari kalau “memusuhi” kaum blogger akibatnya akan sangat fatal.
Kamis, 03 April 2008
Handsfree
Aku sering merasa geli sendiri melihat orang-orang yang sedang berbicara di telepon seluler menggunakan handsfree padahal saat itu tangan mereka sedang bebas tidak melakukan apapun. Akan semakin nampak lucu apabila handsfree set yang digunakannya itu adalah yang wireless sebab sekilas akan nampak seperti orang gila yang sedang ngoceh sendiri. Handsfree semula diciptakan untuk membantu pemakai telepon seluler agar dapat tetap berkomunikasi ketika kedua tangan mereka melakukan pekerjaan lain seperti menyetir misalnya. Namun sepertinya fungsinya sebagai alat bantu telah bergeser ke arah tren fashion. Pemakai handsfree akan merasa dirinya akan lebih keren kalau berbicara di HP menggunakan Handsfree apalagi yang digunakannya adalah yang wireless dengan teknologi bluetooth. Namun buatku menggunakan handsfree seperti itu sangat jauh dari kesan fashionable karena aku jadi teringat dengan saudaraku yang karena faktor usia mengalami gangguan pendengaran sehingga harus menggunakan alat bantu dengar yang bentuknya mirip dengan handsfree yang keren itu...
Seorang teman pernah mengatakan kepadaku alasan dia menggunakan handsfree karena dia berbicara di telepon seluler dalam jangka waktu yang lama sehingga kalau dipegang akan terasa pegal. Sebuah alasan yang dapat diterima tapi tidak sepenuhnya aku setujui sebab Tuhan menciptakan kita dengan dua tangan sedangkan untuk mengangkat HP ke telinga bisa dilakukan dengan satu tangan saja jadi kalau pegal pindahkan saja ke tangan yang lain. Tapi sutralah itukan hak setiap orang. Ada juga yang menggunakan alasan yang katanya untuk mengurangi efek radiasi, tapi kalau pakai handsfree yang bluetooth ngaruh ngga sih? ehmm untuk yang satu ini aku ngga komen lah.
Perkembangan teknologi membuat HP alias cellphone ini tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi saja, rata-rata HP yang beredar di pasaran saat ini telah dilengkap kamera dan juga yang lagi in adalah pemutar MP3. Untuk teknologi yang terakhir ini mau tidak mau HP harus dilengkapi oleh handsfree, penggunaan handsfree untuk fungsi yang satu ini aku setujui. Nampaknya sekarang ini teknologi mulai bergerak ke arah mode juga jadi antara keduanya sudah tak dapat dipisahkan lagi.
Selasa, 01 April 2008
April Mop
Hari ini tanggal 1 April biasa juga disebut April Fool's Day alias April Mop adalah hari keisengan sedunia. Di hari ini siapa saja boleh bebas ngerjain orang lain, yang dikerjain juga harus maklum. Pada tahun-tahun sebelumnya aku tidak pernah ikutan ngerjain orang sebab biasanya lewat begitu saja karena lupa. Tadi malam seorang teman membicarakan soal April Mop ini, langsung aja otak isengku bekerja untuk memikirkan apa yang akan kukerjakan pada April Mop.
Semalaman aku menyusun sebuah draft email menggunakan kata-kata yang aku sadur dari buku pedoman pengisian Pajak sehingga seolah-olah email tersebut dari dirjen pajak yang isinya menegur wajib pajak yang lalai dalam pengisian SPT. Tadi pagi e-mail tersebut aku kirim ke teman-temanku, untuk lebih meyakinkan aku juga mengubah nama id e-mailku jadi Direktorat Jenderal Pajak. Tak lupa aku beri attachment yang isinya memberitahu kalau email tersebut hanya hoax April Mop semata.
Reaksi teman-temanku menerima e-mail tersebut cukup beragam, ada yang langsung ngomel-ngomel mengutuk dirjen pajak, ada pucat pasi lantaran memang belum mengisi SPT dan ada juga yang cukup cerdas langsung melihat id asliku. Tapi reaksi pertama yang mereka alami adalah kaget. Wajarlah siapa yang ngga stress duluan melihat e-mail yang idnya berasal dari dirjen pajak. Tak lama setelah e-mail tersebut aku sebar, aku segera mendapat berbagai omelan dan aneka pernyataan kekesalan dari teman-temanku yang termakan oleh hoax yang aku bikin. Boleh dikata practical joke aku di April Mop tahun ini cukup sukses padahal baru percobaan pertama.
Selasa, 25 Maret 2008
Kehebatan Mall
Hampir disetiap sudut jota Jakarta ini kita bisa menemukan berbagai pusat perbelanjaan mulai dari yang namanya mall, plaza, (town) square, trace centre, pusat grosir dan aneka nama lain yang berkorelasi dengan belanja. Untuk pembahan berikutnya aku akan menggunakan kata mall untuk merujuk ke istilah pusat perbelanjaan agar lebih simple dan singkat. Saking banyaknya mall di Jakarta ini saya rasa jumlah lebih banyak daripada jumlah lapangan terbuka untuk bermain anak-anak. Makanya anak sekarang lebih sering main di mall daripada main di mall.Senin, 24 Maret 2008
Alien vs Koruptor
Pada awal abad XX datanglah sekelompok alien dari planet entah berantah untuk menyelidiki kehidupan di bumi. Setelah melakukan survey di beberapa tempat di bumi, alien menemukan sebuah tempat yang sangat ideal untuk melaksankan misinya tersebut. Tempat itu berbentuk dari rangkaian kepulauan yang terletak tepat di garis tengah bumi. Tempat tersebut begitu kaya, apa saja bisa ditemukan disini mulai dari aneka hewan, tumbuhan, dan berbagai mineral. Begitu pula dengan manusia-manusia penghuni kepulauan tersebut, beraneka bentuk dan warna kulit, di sebelah barat berkulit terang dan makin ke timur makin gelap. Untuk lebih mengenal karakteritistik manusia-manusia penghuni gugusan kepulauan tersebut, alien mengadakan kontak langsung. Mereka makin antusias begitu mengetahui kalau dalam satu pulau bisa terdapat beberapa bahasa yang berbeda.Ketika sedang asyik-asyik melakukan penelitian, alien tiba-tiba dikejutkan oleh datangnya sebuah alat berat yang tanpa basa-basi melakukan pengrusakan terhadap pesawat alien. Rupanya pesawat alien parkir pada sebuah lahan kosong yang akan dijadikan gedung apartemen. Pesawat alien tersebut dianggap sebagai bangunan liar yang harus segera ditertibkan. Tanpa basa-basi serombongan satpol PP langsung menghancurkan pesawat alien tersebut dan menangkapi kaum alien yang memang tak mempunyai kartu identitas untuk selanjutnya menjalani sidang yustisi di kelurahan terdekat. Setelah melalui berbagai birokrasi berbelit-belit dan menghabiskan dana yang tak sedikit untuk memperlancar urusan, akhirnya alien bisa bebas juga.
Senin, 17 Maret 2008
Poli Tikus
Poligami = Banyak Istri
dan,
Poliklinik = Banyak Klinik
maka :
Politikus = Banyak Tikus
Kamis, 06 Maret 2008
Kecoa
Aku punya seorang teman laki-laki yang dari luar nampak jantan sekali, berbadan besar, berkulit gelap, berambut cepak dan suaranya bass sekali. Namun dibalik citra jantannya itu dia punya kelemahan yang sama sekali bertolak belakang dengan citra fisiknya yaitu takut terhadap serangga bersayap terutama kecoa. Ha..ha.. aku langsung habis-habisan meledek temanku itu begitu pertama kali melihat dia panik dan ketakutan gara-gara didatangi seekor kecoa nakal. Mamaku juga termasuk orang yang phobia kecoa tapi mamaku mengatasi ketakutannya itu dengan cara membunuh langsung binatang yang identik dengan kejorokan itu. Sedangkan temanku si macho man ini cuma bisa lari mengindar atau berusaha mengusir sang kecoa dengan menggunakan benda-benda panjang seperti sapu misalnya.Memang sih kecoa binatang kecil walaupun kecil dia sanggup bikin orang jadi ketakutan setengah mati. Padahal si kecoa ini tidak pernah mengigit manusia seperti lebah atau anjing. Palingan kerjanya terbang kesana kemari. Mungkin sebetulnya bukan takut tapi jijik kali sebab kecoa konon hidup di tempat kotor. Saya pernah membaca sebuah artikel tapi lupa dimuat dimana yang memuat berita mengenai penelitian yang menjawab kenapa orang yang takut kecoa cenderung lebih sering didatangi kecoa. Menurut penelitian para ahli orang yang edang ketakutan akan menghasilkan sebuah aroma yang tak bisa tercium oleh hidung manusia tapi disukai oleh kecoa sehingga kecoa akan mendatangi sumber aroma tersebut.
Walaupun menjijikan, kecoa adalah binatang yang luat biasa sebab masih dapat bertahan hidup walaupun tanpa kepala hingga akhirnya dia mati kelaparan. Menurut sebuah penelitian lain, konon katanya kecoa adalah satu-satu mahluk hidup yang bisa tetap hidup dalam radiasi nuklir. Jadi kalau saja di bumi ini terjadi bencana nuklir yang gawat dan memusnahkan manusia maka bisa dipastikan kalau kecoa bakal menggantikan manusia sebagai penguasa bumi. Wah memang si kecoa ini binatang super tapi kok belum ada ya yang menjadikan sosok kecoa sebagai superhero seperti Spiderman, Batman, Catwoman, bahkan CicakMan saja udah ada.
Baiklah, kalau gitu ada satu alasan lagi kenapa bisa dimaklumin kalau ada orang yang takut kecoa. Kecoa adalah binatang super yang tahan kena radiasi nuklir dan bisa hidup tanpa kepala. Tapi jangan lupa juga si superbug ini sebetulnya tidak sandalproof maksudnya kalau dikeprak pake sendal jepit kencang-kencang seperti yang dilakukan mamaku, si kecoa ini bisa mati juga.