Kunjungan Paus Benedictus di Amerika Serikat ini disambut secara meriah oleh warga AS terutama warga dari keturunan hispanik, Italy, Irish dan penganut Katolik lainnya. Para anak mudanyapun tak kalah antusias menyambut Paus Benedictus XVI, mereka menyambut Paus tak ubahnya seperti menyambut musisi atau bintang basket pujaan mereka. Bahkan para anak muda ini memberikan sebutan baru bagi sang Paus yaitu B16 yang merupakan singkatan dari Benedictus XVI. He..he.. keren banget ya walapupun B16 lebih terdengar seperti nama jenis pesawat pembom baru. Mudah-mudahan aja Paus B16 bisa membom iman para anak muda sehingga iman Katolik mereka makin tumbuh dn berkembang.
Selain Paus Benedictus XVI aka B16 ada lagi seorang Imam Katolik yang lagi jadi pusat perhatian dunia yaitu Fernando Armindo Lugo Mendez yang baru saja terpilih jadi presiden Paraguay berikutnya. Fernando Lugo pada Januari 2005 memutuskan untuk meninggalkan jabatan uskup agar bisa bertindak langsung mengatasi kemiskinan dengan terjun ke politik praktis. Meskipun sedang di”cuti”kan sebagai pastor tapi Fernando Lugo tetaplah akan menjadi gembala bagi rakyat Paraguay.
Kemenangan Fernando Lugo dalam Pemilu Paraguay membuktikan kalau untuk menjadi calon pemimpin yang dicintai rakyat tak perlu punya banyak uang atau penampilan yang menarik. Sebagai mantan uskup tentu saja Lugo tidak punya modal finansial yang besar seperti umumnya para kandidat calon presiden di negara kita. Tampilan Lugo secara fisikpun tidak semenarik presiden Perancis Nicolas Sarkozy. Walaupun telah terjun menjadi seorang politikus tapi cara berbusana Lugo tetaplah sederhana seperti layaknya seorang pastor dengan pakaian yang sederhana, berkacamata bingkai besi model jadoel dan tak jarang ketika tampil di publik hanya memakai sandal yang biasa digunakan para pastur. Modal Lugo hanyalah kharisma dan kesungguhan niatnya untuk membangun kesejahteraan rakyat.








