Tampilkan postingan dengan label Narsis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Narsis. Tampilkan semua postingan

Jumat, 12 September 2008

Criminal Minds (Ryan)

Aku saat ini sedang senang-senangnya mengikuti film serial TV yang berjudul “Criminal Minds” lewat DVD. Criminal Minds berkisah tentang para personil dari “Behavioral Analysis Unit” atau disingkat BAU, sebuah unit di FBI yang tugasnya adalah memprofile sebuah kejahatan sehingga bisa dicari pelakunya. BAU biasanya menangani kejahatan berantai yang pelakunya melakukan tindakan kriminalnya dengan sangat rapi sehingga sulit untuk ditangkap. BAU akan mencari pola atau tanda khusus yang bisa memberikan gambaran pribadi sang pelakunya.

Berbeda dengan CSI, yang menangkapi para penjahat melalui petunjuk fisik yang didapat di TKP, maka BAU mencari petunjuk dengan cara menempati diri seolah-olah sebagai pelaku sehingga dapat memahami pola pikir pelaku. Dengan cara inilah BAU berusaha mencegah pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya lagi dan sekaligus mengungkapkan identitasnya. Sebagai penggemar cerita-cerita detektif, aku sangat terkesan dengan serial ini. Penonton diajak oleh para tokoh utamanya untuk menyelami pikiran para pelaku criminal tersebut.

Akibat kerajinan nonton Criminal Minds ini, aku juga jadi ikut-ikutan sok memprofile tersangka pelaku kejahatan yang lagi ngetop-ngetop di Indonesia yaitu si Jagal Romantis Ryan. Begini kurang lebih analisku tentang Ryan.

Kenapa Ryan melakukan pembunuhan itu? Ryan termasuk seorang psikopat. Seseorang menjadi psikopat biasanya karena yang bersangkutan pernah mengalami luka batin yang dalam. Beberapa orang mencoba mengobati luka batin melalui cara yang positif tapi ada juga yang berusaha mencari pelampiasan melalui tindakan-tindakan menyimpang yang dapat merugikan orang lain atau dirinya sendiri. Rupanya Ryan termasuk orang yang gagal mengobati luka batinnya sehingga terbentuklah monster psikopat yang haus darah. Dalam kasus Ryan memang nampak ada motif ekonomi sebab semua harta benda korban milik korban dikuasainya juga. Namun sebetulnya motif utama adalah hasrat (passion) dari dalam diri Ryan untuk menghabisi nyawa orang lain. Bagi pembunuh psikopat ada kepuasaan batin tertentu setelah melakukan tindakan pembunuhan. Kepuasaan batin itu seperti candu sehingga tidak cukup sekali tapi dilakukan hingga berkali-kali.

Kenapa Ryan selama ini tidak tertangkap? Ciri pembunuhan seorang psikopat adalah adanya pola tertentu serta dilakukan dengan perhitungan yang tepat serta rapi. Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi dan hasil otopsi, para korban dihabisi dengan cara dipukul hingga tewas lalu dikuburkan di halaman rumah orangtuanya. Pembunuhan serta tindakan-tindakan menutupi jejak dilakukan Ryan sedemikian rapi dan terencana matang sehingga tak ada satupun orang lain yang menaruh curiga terhadapnya. Dalam kasus hilangnya salah satu korbannya yaitu Ariel Sitanggang, Ryan sempat diperiksa polisi karena keluarga meyakini Ryanlah orang yang terlihat terakhir bersama Ariel. Namun dengan tenangnya Ryan bisa mengelabuhi polisi sehingga kecurigaan keluarga Ariel bisa dipatahkan.

Kenapa akhirnya Ryan tertangkap? Pembunuhan sebelumnya dilakukan dengan hasrat, nothing personal, semua rencana dijalani dengan kepala dingin . Namun di pembunuhan terakhir ada unsur personal yang terlibat karena sang korban dianggap Ryan berusaha merebut pacarnya. Dibakar cemburu, pembunuhan dilakukan dengan emosi sehingga merusak pola rapi yang selama ini berhasil dijalin Ryan. Pembunuhan dilakukan di Jakarta bukan Jombang seperti sebelumnya, korban dimutilasi dan dibuang begitu saja bukan dikubur di tempat aman yaitu pekarangan rumah orangtuanya. Akibat emosi juga, tindakan pembunuhan tanpa perhitungan matang sehingga banyak meninggalkan jejak bagi polisi untuk mudah mengusut pelakunya. Seperti di “Criminal Minds”, para pelaku kejahatan berantai sering mulai terungkap ketika mereka melakukan tindakan yang keluar dari pola sebelumnya.

Selasa, 29 April 2008

Shahrazaad


Melintasi daerah jalan Casablanca menuju arah kampung melayu mulai dari Daeng Tata kita akan menemui banyak sekali tempat makanan. Salah satunya yang selama ini sering menarik perhatianku adalah sebuah rumah makan yang bentuknya mirip tenda, namanya juga berbau timur tengah Shahrazaad. Kesan timur tengah makin sempurna dengan tampilan gambar seorang wanita yang wajahnya nampak mengintip dari balik cadar dengan tatapan mengundang. Setelah beberapa kali melewati tempat itu, akhirnya diputuskanlah untuk menjajal rumah makan tersebut.


Pada papan nama di depannya, rumah makan ini mengusung menu internasional namun sesuai dengan tema dan nama, rumah makan ini memang mempunyai spesialisasi pada makanan khas timur tengah. Disamping itu tentu saja ada makanan internasional lainnya seperi makanan eropa, India dan Cina. Interior bagian dalam rumah makan juga cukup kental dengan nuansa timur tengahnya. Menunya juga menggunakan tiga bahasa yaitu bahasa Inggris, bahasa Indonesia dan tentu saja dalam tulisan Arab.


Kuatir lidah dan perut akan mengalami ketidaknyamanan apabila memesan menu yang “tidak biasa” maka kami memutuskan untuk memesan menu yang sepertinya cukup aman yaitu “Shahrazaad Mix”. Shahrazaad Mix ini merupakan campuran aneka daging barbecue yang disajikan dengan French fries, salad dan cane. Daging barbecuenya terdiri atas daging ayam, daging kambing, dan daging sapi cingcang yang dibentuk seperti sate masing-masing jenis daging ada 2 tusuk serta sepotong lamb chop. Tastenya memang terasa timur tengahnya namun berhubung ini adalah jenis panggangan jadi tidak terlalu terasa kencang. Saladnya beda dengan salad western yang menggunakan mayonnaise, salad shahrazaad menggunakan olive oil dan campuran rempah-rempah khas timur tengah. Kentang gorengnya sih tidak terlalu jauh dengan French fries pada umumnya namun tetap dibubuhkan sedikit bumbu khas timur tengah.


Untuk minuman aku memilih untuk mencoba mint tea karena aku pikir mint kan bisa menjadi soluble rasa rempah-rempah yang menempel di mulut. Soal rasa walaupun tidak terlalu istimewa namun masih lumayanlah dan masih bisa diterima oleh lidah dengan baik. Membicarakan soal harga, Shahrazaad ini termasuk mahal juga maka dari sehabis makan santai sambil ngobrol aja dulu karena tempatnya juga tidak terlalu ramai.


Sebetulnya selain ada makanan timur tengah, disana juga disediakan shisha alias rokok arab. Disebut rokok juga ngga terlalu tepat sebab bentuknya sama sekali tidak seperti rokok. Melihat shisha ini aku jadi teringat dengan bong tapi ini versi besarnya. Jika ingin mencoba shisha, Shahrazaad menyediakan shisha aneka rasa seperti apel, jeruk, strawberry dan lain-lain. Untuk shisha aku tidak mencobanya karena memang lagi sakit tenggorokan dan juga aku agak meragukan ke higienisan shisha. Jika kebetulan lewat daerah jalan Casablanca dan bosan dengan menu makanan yang itu-itu saja maka bolehlah mampir ke Shahrazaad ini.

Sabtu, 29 Maret 2008

Pilkada Jabar

Pada blog ini aku beberapa waktu yang lalu aku pernah menulis tentang hobi orang-orang Sunda (baca Jawa Barat) menyingkat-nyingkat nama. Ternyata hasil analisa aku tersebut makin terbukti dalam ajang pilkada Jawa Barat yang sudah memasuki masa kampanye. Ketiga pasang calon gubernur dan wakilnya tersebut kesemuanya memakai singkatan dari nama mereka agar mudah diingat oleh calon pemilihnya. Mereka juga menggunakan teori marketing yang baik dalam mengarang nama singkatan agar selain mudah diingat juga memberikan kesan positif yang mudah-mudahan bisa menarik minat calon pemilih.


Pasangan Danny Setiawan dan Iwan Sulandjana menyebut diri mereka sebagai da’i. Memakai nama da’i mungkin agar kesannya mereka berdua adalah orang yang bisa dipercaya dan berakhlak baik seperti layaknya seorang dai betulan. Danny Setiawan adalah juga pejabat gubernur Jawa Barat yang masih aktif sampai sekarang, jadi sebetulnya masyarakat bisa menilai sendiri kinerja Pak Danny apakah layak untuk dipilih kembali.


Calon gubernur-wakil gubernur Agum Gumelar dan Nu’man Abdul Hakim memilih menggunakan nama aman. Mungkin mereka berharap dengan menggunakan nama aman para calon pemilih akan percaya apabila keduanya memimpin Jawa Barat akan aman-aman selalu. Kebetulan juga Agum Gumelar adalah seorang purnawirawan perwira tinggi militer. Pak Agum memang orang sunda asli namun beliau termasuk seorang opportunis, buktinya beliau juga pernah nyaris mencalonkan diri dalam pilkada DKI Jakarta yag lalu.


Pasangan terakhir adalah Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf yang menggunakan nama promosi hade, rada maksa sih tapi harus diakui nama yang mereka gunakan adalah yang paling menjual. Hade dalam bahasa Indonesia berarti bagus, harapannya tentu saja agar masyarakat menganggap pasangan ini paling hade diantara pasangan lainnya. Jualan mereka tentu saja tidak hanya dinama saja tapi juga yang mencolok adalah sosok sang calon wakil gubernur Dede Yusuf yang juga seorang selebriti. Siapa sih yang ngga kenal sosok Dede Yusuf? Mantan pemain sinetron yang biasa memerankan sosok jagoan. Sosok Dede Yusuf juga diperkirakan sanggup menarik cukup pemilih, paling tidak dari kalangan ibu-ibu yang pernah jadi fans beratnya.


Apapun makna dibalik nama yang dipilih para calon gubernur-wakil gubernur tersebut, sebaiknya tidak dijadikan tolak ukur dalam memilih calon. Untuk para calon pemilih yang terdidik tentu akan memilih berdasarkan penilaian kinerja dan visi serta misi yang ditawarkan para cagub dan cawagub.

Jumat, 21 Maret 2008

Surat Sahabat (400S)

Sri, saya sampaikan sebuah surat singkat sebagai simbol sayang seorang sahabat sejati serta setia selalu. Sebagai sahabatmu saya sarankan supaya Sri selalu shalat setiap saat. Shalatlah sesuai saran saya sejak subuh, siang, sore, senja sampai semalaman suntuk seperti seorang soleha. Saya sumbang saran sebab sampeyan sangat senang sekali santap steak sapi saus salsa. Seperti sampeyan sadar steak sapi salah satu sumber sakit stroke. Siapa sangka seandainya suatu saat setelah santap sepiring steak sapi sampeyan sakit stroke. Seseorang setelah sakit stroke sangat susah sembuh sebab sakit stroke serang sistem susunan syaraf sumber segala sikap sadar. Seandainya sampai sakit stroke, Sri sudah suci serta siap segala sesuatunya sehingga selamat sampai surga.
Sri, semua sanak saudara sampeyan sampai sekarang selalu sibuk siapkan suami serius supaya sanding selamanya sama sampeyan sebab sepupu-sepupu sampeyan sudah sanding semua. Sesungguhnya sampeyan sulit suka sama siapa saja selain sama si supir silkair. Si supir silkair selalu senangkan Sri sembahkan segala souvenir sampai-sampai sepatu, sandal, sabun semuanya serba singapore. Sayang seribu sayang si supir silkair susah sahkan status sebagai suami Sri sebab soalan SARA. Si supir silkair simpan salib sementara Sri selalu simpan selembar sajadah.
Sudahlah singkirkan segala sedihmu Sri, semua sakit sedianya sembuh sendiri selama sampeyan sikapi semua soal secara santai. Sebagai subsitusi sedih setiap sabtu sore sering-sering saja shopping sambil senyum selalu seperti selebritis, siapa sangka seorang sutradara suka sosokmu selanjutnya sampeyan sudah sibuk shooting sinetron. Seandainya shooting sinetron susah santai sebaiknya stop saja sebab salah-salah Sri stress sendiri sampai sakit syaraf. Stress seperti steak sapi sebabkan serangan stroke.Sekiranya setan-setan sarankan Sri selingkuhi suami siapapun saja sebaiknya segera sangkal sebab suami suka selingkuh sungguh sangat sontoloyo. Selingkuh senangnya sesaat selanjutnya sisakan sengsara selamanya. Selingkuh sangat sama seperti sakau sekali selingkuh seterusnya selingkuh selalu sampai sakitkan sekitarnya. Selain soal sengsara, selingkuhi suami seseorang sebabkan sebuah stigma sebagai sesosok sampah sosial.
Sempatkan setidaknya seminggu sekali siapkan santapan sedap seperti sate, siomay, soto, sayuran segar serta sambal supaya sahabat-sahabat sekost semakin simpati sama Sri. Sahabat-sahabat sekost selalu syukuri segala santapan siap saji sampai-sampai sungkan sisakan semua santapan.
Sekarang saatnya sisihkan sisa-sisa salary selama sebulan supaya saat sepuh sampeyan sudah sugih setelah sukses sebagai saudagar sapi-sapi sumber susu segar. Sehat-sehatlah selalu sebab seandainya sakit segala sukses sia-sia saja. Sebaiknya secara sering santap salad sayuran serta setidaknya seminggu sekali sport seperti sepakbola sehingga segala sumber sakit stroke sirna.
Sampai sini saja surat singkat saya, semoga Sri setuju sama saran-saran sederhana sahabatmu

Minggu, 24 Februari 2008

Too Much Eat Will Kill Creativity

Brian May menciptakan lagu berjudul "Too Much Love Will Kill You" untuk mendiang rekannya di grup "Queen" Freddy Mercury yang wafat akibat terjangkiti penyakit aids. Maka aku akan meminjam judul lagu tribut untuk Freddy Mercury tersebut dan memodifnya menjadi too much eat will kill creativity untuk menggambarkan kondisi otakku ketika hari jumat lalu.
Pada hari jumat lalu, bosku di kantor mentraktir anak buahnya makan siang di sebuah rumah makan masakan sunda di bilangan Fatmawati. Rumah makan tersebut mempunyai konsep seperti rumah makan ampera dimana konsumen bisa menunjuk langsung jenis makanan yang diinginkan. Sebuah konsep dengan ide brilian, penemu ide ini pastilah sangat memahami psikologis konsumen yang biasanya sering lapar mata. Begitu masuk rumah makan mata kita langsung disuguhi oleh pemandangan aneka jenis makanan yang mengundang selera. Pencitraan yang didapat dari mata menimbulkan reaksi terhadap kelenjar liur yang langsung sibuk berproduksi sehingga kita harus menelan liur tersebut agar tidak menetas dan menimbulkan rasa malu yang amat sangat. Data dari mata juga dikirim ke perut sehingga membuat perut memproses sebuah perintah baru yaitu rasa lapaaaar. Apabila kedua reaksi tersebut telah terjadi justru bagian otak kita yang mengolah logika akan berhenti bekerja sehingga konsumen akan memilih makanan berdasarkan nafsu bukan logika. Biasanya apapun yang dilakukan berdasarkan nafsu sering lebay apalagi dalam soal pilih memilih makanan jadi tidak heran kalau konsumen akan memilih makanan dalam jumlah yang sebetulnya secara logika sangat berlebihan.
Sebetulnya bukan pertama kalinya aku diajak ke rumah makan tersebut tapi tetap saja masih belum bisa mengekang nafsu dan tetap memilih aneka macam makanan dalam jumlah yang banyak. Giliran makanan pesanan tiba langsung saja reaksi lapar semu akibat pencitraan visual di pintu masuk tadi langsung hilang dan berganti dengan rasa kenyang instan akibat sebuah pencitraan visual baru yaitu gunungan makanan pesanan kita yang harus dihabiskan. Kalau sudah begitu biasanya aku akan mengandalkan kaum laki-laki yang mempunyai usus panjang. Tapi pada jumat kemarin, peserta laki-lakinya cuma ada 2 orang saja sementara kaum perempuan yang bernasib seperti aku lebih banyak sehingga mau tak mau aku harus menghabiskan makanan pesanan tersebut sendirian.
Hasilnya aku mengalami kekenyangan akut, biasanya efek kekenyangan padaku adalah melemahnya fungsi otak. Maka pada jumat lalu aku absen tidak membuat blog lantaran otakku tidak bisa mengeluarkan ide sedikitpun. Memang ya segala selalu yang berlebihan itu tidak baik, memang sih makan itu sebuah kebutuhan primer tapi kalau terlalu berlebihan juga tidak baik karena akan melemahkan daya pikir. Too Much Eat Will Kill Creativity.

Senin, 18 Februari 2008

Personality Test part 2

Iseng-iseng aku browsing cari tes-tes gratis untuk mengecek kepribadian tapi yang lebih serius daripada tes main-main kemarin. Akhirnya aku menemukan link ini :http://www.personalitytest.net/

Setelah mengisi beberapa isian pilihan berganda hasilnya aku termasuk tipe ISFP alias Introvert, Sensor, Feeler dan Perceiver. Tipe ISFP ini disebut artist sebab suka sama yang nyeni-nyeni gitu deh serta pemalu dan ngga banyak omomg. Ehmmm aku kayanya memang gitu deh...




Masih di link yang sama aku coba ikutan tes mana yang lebih dominan otak kiri atau otak kanan, ternyata untuk yang satu ini aku termasuk kategori "Equally Dominant" yang berarti penggunaan otak kanan dan otak kiriku cukup seimbang, wow... asik juga...

Sabtu, 16 Februari 2008

Tes Kepribadian

Temanku memberikan link ini http://www.quizmeme.com/. Link ini berisi berbagai kuis-kuis ngga penting tapi asik juga buat lucu-lucuan.

1. Kuis 100 Acre ; maksud kuis ini adalah untuk menentukan karakter dalam film Winnie The Pooh mana yang paling dekat dengan kepribadian kita. Hasilnya aku mirip si Rabbit yang bossy dan gampang marah he...he... no complaint.


Take the 100 Acre Personality Quiz!


2. Kuis Warna : Ini katanya untuk ngetes warna yang sesuai dengan kepribadian kita. Hasilnya silahkan cek aja dibawah ini :













YELLOW

You are very perceptive and smart. You are clear and to the point and have a great sense of humor. You are always learning and searching for understanding.


Find out your color at QuizMeme.com!



3. Past Life : Kali ini untuk menebak kehidupan apa yang kita jalani pada masa sebelum sekarang ini, semacan reirkarnasi gitu deh. Hasilnya untukku adalah polite priest alias pendeta sopan, ah masa sih??? Kayanya ngga aku banget...

Quiz Me
Ina was
a Polite Priest
in a past life.

http://www.quizmeme.com/pastlife/quiz.php


4. Kuis Dog Breed: Kuis untuk menetukan kalau kita dikutuk jadi anjing kira-kira kita akan menjelma jadi anjing jenis apa. Hasilnya aku jadi Golden Retriever asiiik....


discover your dog breed @ quiz meme

Senin, 11 Februari 2008

Mie Selat

Pernah dengar makanan bernama Mie Selat? Mungkin hanya sedikit orang yang mengenal nama jenis makanan yang agak langka ini. Entah darimana asalnya makanan satu ini, aku coba googling tapi hasilnya tidak banyak yang relevan. Mungkin mie selat ini sejenis makanan peranakan peranan Cina Betawi sebab aku juga baru mengenal makanan ini setelah tinggal di Jakarta, yang memperkenalkan makanan ini adalah seorang teman yang keturunan Tionhoa yang sudah lama menetap di Jakarta. Biasanya temanku itu yang menyuplai mie selat tersebut kepadaku namun setelah dia sibuk mengurus 3 anaknya yang kecil-kecil sekarang dia tidak pernah menyuplai makanan tersebut lagi.

Mie selat nampak serupa dengan gado-gado namun sebetulnya bedanya cukup jauh juga. Bahan utamanya mie basah dingin yang biasanya dicampur dengan kentang, sayuran, tahu dan diberi bumbu kacang yang encer plus toping kerupuk (makanya sepintas jadi mirip dengan gado-gado). bumbu kacangnya beda dengan gado-gado karena untuk mie selat si bumbu kacang diberi campuran bawang putih seperti ketoprak namun lebih encer. Selain ada tambahan bawang putih, bumbu kacang mie selat biasanya terasa lebih asam dibandingkan bumbu ketoprak atau gado-gado.


Ketika hendak ke Gramedia aku melihat sebuah tempat makan yang bernama "Gado-Gado Jatinegara" yang terletak di jalan Jatinegara tentunya (kayanya ngga perlu banget untuk dijelaskan), ternyata disana tidak hanya menjual gado-gado saja tapi juga menjual mie selat ini. Sayangnya kios ini tidak buka pada hari minggu sehingga aku terpaksa harus mencobanya di hari lain. Setelah beberapa kali tertunda pada Jumat lalu ketika aku bolos kerja, aku mencoba mie selat di "Gado-Gado Jatinegara" tersebut. Tampilannya memang sama seperti mie selat yang biasa dijual temanku tapi rasanya harus kuakui mie selat buatan temanku itu lebih unggul. Sebetulnya rasa mie selat di "Gado-Gado Jatinegara" ini juga cukup enak tapi memang mie selat buatan miss Selvi memang juara seng ada lawan...


Setelah makan mie selat sebaiknya kita segera sikat gigi apalagi kalau mau kencang lebih baik jangan makan mie selat daripada pasangan kita jadi ilfil oleh hawa bau bawang yang keluar dari mulut kita. Aku yang setelah makan mie selat di "gado-Gadi Jatinegara" tidak segera pulang karena harus pergi ke tempat lain berusaha mengusir bau garlic dari mulutku dengan mengemut permen Fisherman's Friend namun tetap saja bau garlicnya tidak hilang tapi paling tidak agak berkurang sedikit. gara-gara makan mie selat di "Gado-Gado Jatinegara" aku jadi tertarik untuk makan gado-gadonya sebab pasti itulah makanan andalan tempat makan tersebut hingga dijadikan merk. Aku rasa tempat makan ini termasuk tempat makan jaman dulu walaupun fisik bangunannya sudah mulai modern karena aku sempat melihat sesosok oma-oma yang rajin memperhatikan asistennya ketika membuat makanan pesanan pembeli. Asumsiku mungkin si oma inilah yang sang pioneer "Gado-gado Jatinegara". Okey, mungkin lain waktu aku haru coba gado-gadonya.

Minggu, 10 Februari 2008

Test IQ (Part 2)

Setelah test Iq yang kemarin, aku mencoba mentest Iqku lagi. Kali ini dilakukan di http://www.intelligencetest.com berdasarkan rekomendasi dari Cica. Test Iq yang dilakukan di web lebih lengkap sebab disertakan juga dengan gambar-gambar. Hasilnya scoreku pada test yang ini menurun, memang sih aku ngga terlalu suka membayangkan bentuk-bentuk geometri apalagi sampai ada yang 3 dimensi dan juga mungkin kali ini aku ngga seberuntung test yang dulu he...he... Kata hasil test ini kekuatanku adalah Verbal. sepertinya ini akibat sering aku asah (pisau kali) melalui hobi bloggingku ini.

Rabu, 06 Februari 2008

Test IQ


Seorang teman waktu makan siang tadi bercerita tentang test iq yang dilakukannya di sebuah website yang beralamat di http://www.iqtest.com/. Memang ya test-iq rada sulit sebab dilakukan dalam bahasa inggris tapi berhubung temanku itu sudah biasa tinggal di negara berbahasa inggris jadi dia bisa dapet skor yang lumayan tinggi. Sementara aku yang bahasa inggrisnya pas-pasan ini pada awalnya agak sulit mencerna soal tapi lama-lama lumayan juga, lumayan pusing maksudnya. Sewaktu mengisi test iq ini telephoneku sempat berbunyi 3 kali, tapi semua telepon-telepon tersebut aku jawab secara asal-asalan lantaran aku lebih konsen ke test. Sebetulnya telepon-telepon tersebut agak ganggu juga sih tapi namanya juga cewek biasa melakukan multi-tasking jadi sebetulnya ngga ngaruh-ngaruh amat sih... Hasil testku sih standar-standar aja, tidak setinggi temanku tersebut secara emang english is not my mother tongue. Mother tongue? lidah ibu maksudnya? he..he... kenapa ya harus disebut lidah ibu? Ya sutralah biar yang ber-iq tinggi saja yang menjawabnya...


Aku sebetulnya kurang peduli terhadap iq, ngga penting juga kali ya kalau orangnya bermental lemah atau bermoral rusak. Apalagi test-iq online seperti yang aku lakukan ini, tingkat validasinya masih diragukan sebab soalnya yang berbentuk pilihan berganda (He..he.. jadi inget masa sekolah dulu) masih memungkinkan unsur kebetulan. Seperti hasil yang aku dapatkan sepertinya standar saja tapi mana tahu sebetulnya iqku masuk dalam kategori iq jongkok tapi kebetulan lagi beruntung memilih jawaban yang benar. Iq jongkok, he...he... istilah jaman film Dono yang sudah lama ngga aku dengar lagi. Kenapa ya disebut iq jongkok? mungkin karena nilai iqnya rendah seperti orang jongkok tapi kalau yang jongkoknya si Yao Ming center Houston Rockets tim yang bertinggi badan 2.26M tetep aja tinggian dia daripada aku.

Selasa, 22 Januari 2008

Tanguy et Laverdure



Masih ada yang inget ngga ama komik terjemahan Perancis jaman dulu yang judulnya Tanguy et Laverdure? Ini komik nyeritain soal petualangan 2 orang pilot pesawat tempur anggota angkatan udara Perancis yang bernama Kapten Michel Tanguy dan Letnan Ernest Laverdure. Kapten Michel Tanguy adalah sosok jagoan sempurna, tampan, digilai cewek, jago dan baik hati sedangkan partnernya Letnan Laverdure adalah seorang pilot konyol yang kelakuannya rada-rada lekong gitu deh... Meskipun terjemahan tapi asli komik lucu banget sama seperti Tintin dan Asterix, memang penerjemah komik jaman dulu memang jago-jago. Sayangnya dulu aku tidak begitu banyak mengenal seri Tanguy et Laverdure ini sebab komiknya memang jarang karena tidak sepopuler Tintin atau Asterix yang masih bisa didapatkan komiknya hingga kini. Aku coba cari jejaknya mereka di Google ternyata kebanyakan sumbernya berbahasa Perancis, jarang sekali yang berbahasa Inggris. Aku dapet secarik isi komik ini dari http://bearalley.blogspot.com/2007/05/tanguy-et-laverdure-aeronauts.html, lumayanlah sebagai pelepas rindu . Sayang banget komik Tanguy et Laverdure ini ngga diterbitin lagi padahal menurutku komik ini masih lebih bagus dan menghibur daripada komik-komik Jepang yang sekarang lagi banyak beredar.

Minggu, 06 Januari 2008

eM eL eM WTF!!

Beberapa waktu yang lalu seorang temanku menawarkan kerjasama bisnis, semula aku pikir dia ngajakin buka usaha apa gitu eh ternyata di menawarkan kerjasama bisnis sejenis Multi Level Marketing alias MLM, hah hari gini masih ada aja bisnis MLM ini??? Aku yang memang sedari awal kurang menyuai bisnis seperti ini langsung mentah-mentah menolak bahkan hanya sekedar ngobrol santaipun aku langsung tolak. Tapi dasar orang-orang MLM yang entah telah kena doktrin apa tetap saja pantang menyerah terus memaksa untuk mau mendengarkan presentadi dia. Dan semakin aku dipaksa maka aku makin defensif dan malah makin cenderung kasar. Semula aku menolak dengan halus tapi temanku ini terus mendesak, akupun makin kenceng aja nolaknya tapi masih belum kasar karena bagaimanapun dia temanku juga tapi si teman ini masih terus mendesak hingga akupun emosi dan menolak dengan kasar sekali.

Sebetulnya aku bukan termasuk yang anti 100% terhadap MLM, menurutku masih ada juga sih MLM yang jalannya benar. MLM yang menurutku masih benar itu adalah MLM yang pelaku kegiatan MLM tersebut menawarkan produk yang jelas misalnya tempat makan, tas, kosmetik atau apapun yang benar-benar masuk dalam kategori consumer product. Untuk jenis MLM seperti ini aku masih menghargai pelakunya dengan masih mau melihat-lihat brosur dagangannya sebab kadang-kadang memang kita butuh juga sih. Sedangkan MLM yang aku paling tidak suka adalah jenis MLM yang pelakunya belum-belum sudah menawarkan orang lain untuk ikut bergabung alias cuma jualan membership aja. Memang sih mereka juga jualan produk tertentu tapi produknya tersebut sepertinya tidak terlalu dibahas tapi lebih condong untuk mencari jaringan yang lebih luas dengan memaksa temannya masuk dalam kegiatan MLMnya tersebut. MLM seperti ini benar-benar tidak pakai logika, kalau memang niat jualan produk pastinya yang ditawarkan pertama adalah produk jualannya dong misalnya saja jamu herbal bukan keanggotaannya. Kalau semua ditawarkan jadi anggota secara logika kan berarti mengurangi pasar kita dong, trus kalau ngga ada produk yang dijual darimana coba bisa datengnya Passive Income yang sering jadi kata andalan para pelaku bisnis MLM.

Katanya MLM ini dibuat untuk menambah kesejahteraan pelakunya dengan iming-iming passive income yang jumlah bakal unbelievable kalau kita udah punya downline yang banyak sehingga mereka mengklaim bisa membantu orang-orang miskin menjadi kaya. Ha..ha... dalam dunia nyata aku belum pernah lihat ada orang miskin yang jadi kaya akibat MLM yang ada malah sebaliknya, MLM digunakan sebagai alat oleh orang yang sudah kaya untuk menjadi lebih kaya dan orang yang sudah miskin jadi makin susah karena dipaksa si orang kaya untuk ikut MLM. Aku punya fakta mengenai hal ini, ada sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pengadaan sumber daya manusia terutama untuk pekerjaan minor di kantor seperti Office Boy. Sang bos perusahaan itu tergila-gila terhadap MLM maka untuk meluaskan downlinenya maka dia pegawainya untuk ikutan MLM tersebut, kalau ada yang menolak maka sang anak buah akan "dimusuhi" nya dan pastinya dia tidak akan diberi kerjaan. Padahal untuk ikut MLM itu ada iuran keanggotaan dan wajib ikutan pertemuan yang ngga gratis juga. Bayangin aja tega banget si keparat itu menyuruh pegawainya yang nota bene sebagian besar berprofesi sebagai office boy dengan gaji yang ngga seberapa yang untuk mencukupi makan sehari-hari aja sulit. Bahkan seorang teman menyebut bisnis MLM sesat seperti ini sebagai bisnis menzalimi orang lain.

Memang ngga ada abis-abisnya kalau ngomomgin MLM ini, bikin capek dan emosi. Melalui tulisan ini aku ngga bermaksud menjudge MLM itu buruk, semuanya dikembalikan saja kepada masing-masing orangnya tapi aku harap bisnis MLM ini tidak membuat racun kepada orang lain. Boleh-boleh saja percaya MLM bisa membuat kaya dengan cara yang menyenangkan tapi please jangan pernah memaksakan kehendak pada orang lain. Sekali lagi no offence ya...

Selasa, 11 Desember 2007

Sambal Tumpang - Busuk Tapi Nikmat


Tidak selamanya yang busuk-busuk itu buruk dan hanya pantas menghuni tong sampah... Buktinya adalah sebuah masakan bernama Sambal Tumpang yang berbahan baku utama tempe bosok (nyaris busuk) yang cukup digemari banyak orang terutama yang berasal dari suku Jawa. Tempe sendiri saja sudah terbuat dari kedelai yang sengaja dibuat berjamur, ini malah ditambah pula pakai acara dibosokin segala. Nama yang cocok yaitu double busuk, yiks menjijikan sekali sepertinya. Tapi jangan pernah meng underestimate kemampuan kuliner ajaib orang-orang Jawa, ditangan mereka tempe double busuk ini bisa jadi makanan yang sangat lezat, tentunya bagi mereka yang menyukainya. Sambal Tumpang sendiri di setiap daerah sebetulnya agak lain isinya namun secara garis besar tetap ada kesamaannya yaitu tentu saja wajib menggunakansi tempe bosok ini. Memang tidak semua mau dan suka terhadap masakan Sambal Tumpang ini sebab selain merasa jijik, sebagian besar orang tidak menyukai aroma menyengat khas dari tempe yang telah mengalami proses pembusukan ini.


Aku bukan orang yang beretnis Jawa namun aku termasuk orang yang menggemari masakan Sambal Tumpang ini. Aku sampai bertanya-tanya sendiri kenapa ya tempe yang sudah busuk ini bisa menjadi makanan yang lezat. Memang sih harus diakui ada beberapa makanan yang makin busuk makin enak, sebetulnya kata busuk tidak begitu tepat juga sih karena kesannya agak menjijikan. Baiklah akan aku ganti kata "busuk" itu dengan kata "fermented" atau berfermentasi. Contoh lain makanan fermented adalah Peuyeum, Tape Uli, Terasi, Petis dan Keju. Beberapa jenis minuman juga akan menjadi makin enak setelah mengalami proses fermentasi seperti misalnya wine yang makin tua makin mahal atau versi kampungnya tuak atau arak. Bahkan Kopi Luwak yang disebut-sebut sebagai kopi terenak dan tentu saja termahal di dunia saja harus ternyata harus melalui proses fermentasi yang sangat menjijikan. Kopi Luwak berasal dari biji kopi yang telah dimakan oleh hewan bernama Luwak, lalu setelah melalui proses pencernaan dalam perutnya biji kopi tersebut keluar melalui proses ekresi alias buang air besar. Nah biji kopi yang keluar dari pantat luwak inilah yang dijadikan sebagai bahan pembuat kopi luwak ini. Menjijikan? sangat, tapi malah jadi enak banget.


Baiklah kita kembali lagi ke Sambal Tumpang, perkenalan pertamaku dengan masakan Sambal Tumpang ini terjadi ketika aku mengunjungi rumah seorang teman di daerah Boyolali, sebut saja temanku itu sebagai si Jeng. Ketika aku dan beberapa orang teman dijamu makan, di meja makan terdapat semangkuk makanan berkuah yang anehnya malah diletakan terpisah jauh dari lauk lainnya. Iseng-iseng aku tanya kepada si Jeng perihal sayur yang diletakan terpisah tersebut. Si Jeng bilang kalau nama sayur tersebut adalah Sambal Tumpang, kuatir teman-temannya ini tidak menyukainya maka dia sengaja memisahkan Sambal Tumpang tersebut jauh-jauh daripada terlanjur termakan dan bikin rusak selera makan. Aku jadi penasaran ingin mencobanya, pertama sih cuma icip-icip saja tapi ternyata rasanya uenak tenan... Cerita tentang bahan baku utamanya yang menjijikan itu sama sekali tidak berpengaruh justru makin menambah nikmat.


Aku memang belum pernah mencoba Sambal Tumpang buatan orang lain kecuali buatan si Jeng ini, jadi aku tidak tahu persis apakah semua sayur Sambal Tumpang akan seenak buatan si Jeng. Setiap kali si Jeng membuat Sambal Tumpang, aku tidak bisa menahan diri untuk mencicipinya, seperti semalam ketika sebetulnya aku tidak terlalu lapar namun jadi ikutan makan karena ada Sambal Tumpang made in si Jeng. Sambal Tumpang made in si Jeng sebetulnya sangat sederhana berbumbukan cabai, kencur, kemiri, bawang putih, bawang merah, gula, garam, daun jeruk, salam. lengkuas, santan dan tentu saja tempe bosok. Isi Sambal Tumpangnya pun hanya tahu dan petai tanpa daging seperti Sambal Tumpang Jawa Timuran. Biasanya teman setia makan Sambal Tumpang ini adalah urap sayuran dan kerupuk karak, very humble but simply irresistible.

Senin, 10 Desember 2007

Nasi Goreng Daun Mengkudu


Mamaku punya sebuah masakan yang resepnya adalah warisan dari nenek moyang kami, masakan itu adalah Nasi Goreng Daun Mengkudu... Hah daun mengkudu??? Ngebayangin buahnya aja udah kebayang bau dan pahit banget tapi sim salabim di tangan mamaku daun mengkudu tersebut bisa jadi sayuran pelengkap nasi goreng yang lezat sekali. Menurut mamaku, dulu sewaktu dia kecil, opaku (bokapnya mama) sering membuat nasi goreng daun mengkudu ini jadi bisa dibilang resep masakan nasi goreng mengkudu ini adalah resep warisan keluarga. Aku juga baru belakangan ini mencoba Nasi Goreng Daun Mengkudu ini sebab mamaku setelah bertahun-tahun baru mencoba lagi resep ini ketika di rumahku tumbuh pohon mengkudu. Kebetulan juga Papaku punya penyakit asam urat jadinya Nasi Goreng Daun Mengkudu ini jadi menu wajib kalau asam urat papaku kambuh.

Semula aku agak-agak sangsi ketika hendak mencoba nasi goreng ajaib ini, yang terbayang adalah rasa pahit yang tidak mengenakan. Tapi setelah mencicipinya ehhmmmm segala anggapan negatif tentang daun mengkudu langsung sirna sebab ternyata rasa Nasi Goreng Daun Mengkudu ini benar-benar lezat. Mamaku sempat membocorkan resep rahasianya kepadaku tapi aku belum pernah mempraktekannya sih...
Gini nih resepnya

Bahan :
Daun Mengkudu, Nasi, Bawang Merah, Kunyit, Kencur, Garam dan tentu saja Mintak Goreng (untuk ukuran silahkan kira-kira saja sendiri sesuai selera)
Cara Membuat :
1. Daun Mengkudu dicuci bersih, sambil dicuci Daun Mengkudunya diremas-remas untuk membuang rasa pahitnya
2. Bawang Merah,Kunyit dan Kencur diulek secara bersama-sama hingga menjadi bumbu halus
3. Daun Mengkudu yang sudah dicuci diiris-iris tipis
4. Masukan Minyak Goreng ke wajan
5. Setelah Minyak Goreng bumbu halus, garam dan irisan Daun Mengkudu
6. Setelah Daun Mengkudunya terlihat mulai layu, baru masukan Nasi Putih
7. Aduk-aduk Nasi, bumbu halus serta irisan daun mengkudu hingga merata
8. Kalau sudah teraduk rata, tinggal angkat dan selamat menikmati...
Kalau sukses bikinnya maka tampilan Nasi Goreng Daun Mengkudu ini adalah berwarna kuning dengan variasi warna hijau dari daun mengkudu, maaf belum sempat bikin fotonya. Selain lezat Nasi Goreng Daun Mengkudu ini sangat sehat karena mengkudunya sendiri (Termasuk daunnya juga) dikenal sebagai obat Asam Urat, kunyit juga dikenal sebagai anti radang alami serta kencur yang banyak manfaatnya juga. Mau enak tapi sehat? silakan cona Nasi Goreng Daun Mengkudu ini...

Rabu, 05 Desember 2007

Roti Gambang



Siang ini tiba-tiba aku ngidam ingin makan roti gambang... eits jangan bikin gosip dulu, ngidam kan bukan cuma hak ekslusifnya ibu-ibu hamil aja... Jadi boleh dong aku ngidam. Entah kena angin apa kok tiba-tiba aja aku kepikiran dengan sebuah roti yang bentuknya mirip batu-bata mini bertaburkan wijen ini. Roti gambang ini salah satu makanan kedoyanan mamaku yang ditularkan secara paksa kepadaku waktu kecil dulu sampai aku terbosan-bosan dan nyaris membencinya. Namun setelah bertahun-tahun tidak ketemu kue gambang aku jadi kangen juga nih...




Roti gambang memang termasuk makanan khas Indonesia yang sudah nyaris punah makanya jadi langka dan agak-agak sulit mencarinya. Salah satu penyebab kelangkaan roti gambang ini akibat mitos yang mengatakan kalau roti gambang ini adalah rotinya nenek-nenek sehingga para anak muda lebih senang memilih roti isi coklat, keju dan selai-selai lainnya. Entah darimana mitos ini muncul mungkin karena roti gambang adalah roti resep jaman dulu warisan dari para nenek jadinya roti gambang dianggap rotinya nenek-nenek. Juga mungkin karena tampilan fisiknya yang kurang "manis", berbentuk panjang, berwarna coklat dan bertekstur keras sehingga memberikan kesan keras dan kaku namun untungnya masih ada taburan wijen yang membuat roti gambang ini tidak jadi kembarannya batu bata. Bakery-bakery modern mana ada yang menjual roti gambang, apalagi toko roti yang menyebut dirinya sebagai "boutique bakery" yang lebih mengedepankan roti-roti resep dari luar negeri. Mungkin para pengelola butik roti ini mengangap roti gambang adalah roti kampung yang ngga pantes untuk ditampilin di butik"nya.




Dulu mamaku paling suka membeli roti gambang di Toko Roti Tan Ek Tjoan, sebuah bakery yang cukup legendaris di kota Bogor. Ketika masih hangat, roti gambang ini lumayan empuk tapi semakin lama semakin keras dan kalau dibiarkan selama berhari-hari roti gambang ini tetap awet tapi bakalan keras banget sampai bisa dijadikan alat untuk menyambit anjing-anjing nakal. Kekhasan roti gambang terletak pada aroma cinnamonnya yang menggoda lidah dan rasa manis gurih dari gula merah. Paling enak roti gambang dimakan bersama teh atau kopi panas, kalau roti gambangnya mulai keras tinggal celupin aja di teh/kopi dijamin jadi makin nikmat. Roti gambang yang padat ini bikin perut jadi kenyang, cocok banget buat anak kos yang berduit cekak. Mudah-mudahan masih ada yang mau melestarikan roti gambang yang langka ini walaupun peminatnya makin sedikit akibat kalah bersaing dengan roti-roti modern.


Ehmmm membayangkannya saja sudah bikin liurku nyaris netes. Roti Gambang menambah daftar makanan yang harus diselamatkan dari kepunahan dan pembajakan dari negeri orang. Kayanya sore ini aku harus nongkrongin tukang roti keliling terutama tukang roti Tan Ek Tjoan, mana tahu masih ada yang menjual roti gambang. Trus dimakannya bersama teh manis hangat ehhmmmm... Udah ah aku mau pulang dulu ah... supaya bisa ketemu tukang roti daaag...

Kamis, 29 November 2007

Blog 101

Tak terasa di blog ketigaku (inarciss.blogspot.com) ini jumlah tulisannya telah mencapai angka 101. Aku mengenal dunia blog tepat 3 tahun yang lalu yaitu pada November 2004, blog pertamaku itu kuberi nama Cuma Tulisan dengan alamat di http://inaif.blogspot.com/. Ketika itu aku ngeblog akibat efek dari kerajinan nonton seri Sex and The City. Disana sang tokoh utama Carrie adalah seorang penulis sebuah artikel untuk di surat kabar. Topik yang dibahas Carrie biasanya topik yang remeh temeh namun tetap menarik untuk dibahas. Kadang-kadang sambil ngopi di cafe, Carrie menulis artikelnya di laptop. Ketika menonton film tersebut aku membayangi enaknya jadi penulis lepas seperti Carrie tersebut yang tidak terikat oleh jam kerja. Berhubung agak mustahil untuk menjadi penulis betulan maka aku menggunakan media blog sebagai alat untuk menyalurkan cita-cita terpendam tersebut. Ternyata aku baru menyadari ternyata pekerjaan tulis menulis tidak semudah nampaknya apalagi kalau berposisi seperti tokoh Carrie yang pastinya ada deadlinenya. Tidak sampai sebulan ngeblog dan hanya menghasilkan 8 entri, aku langsung kehabisan ide dan tidak meneruskan lagi kegiatan tersebut.
Setelah kira-kira vakum dan melupakan kegiatan ngeblog tersebut, pada tahun lalu karena mendapat inspirasi dari temanku Riska, alu kembali mulai ngeblog. Kali ini aku ngeblog di blognya Friendster dan kuberi nama Inarciss karena semula aku hanya menulis seputar kenarsisan aku saja. Blog kedua ini dimulai dari bulan Desember 2006 dan rupanya kali ini aku sudah mulai niat menulis sehingga bisa bertahan cukup lama yaitu hingga bulan Juni 2007. Pada blog kedua ini aku mulai timbul obsesi lamaku untuk menjadi penulis kelas kampung sehingga aku mulai rajin untuk memposting tulisan aneka topik. Saking semangat dan senangnya menulis di blog hingga menjadi suatu addict, malam-malam sebelum tidur biasanya aku mulai sibuk memikirkan kira-kira akan membahas apa di blog besok. Walaupun sudah jadi addict kadang-kadang ada masa jenuhnya juga, ada juga suatu saat dimana aku mati ide sehingga sama sekali tidak punya topik untuk ditulis. Biasanya hal tersebut timbul akibat kepadatan kerja atau juga mood yang memang sedang kurang baik. Setelah 7 bulan ngeblog di friendster aku mulai merasa blog yang disediakan friendster kurang bisa didandani sehingga aku memilih untuk kembali menggunakan blogspot seperti blog pertamaku. Akhirnya setelah ngeblog selama 7 bulan dan telah menghasilkan 103 postingan terpaksa aku harus mengumumkan kepindahanku ke blogspot.
Walaupun pindah nama Inarciss tetap aku pertahankan karena aku sudah menganggap Inarciss adalah trademarkku. Sekarang aku sudah menjalani kegiatan ngeblog di inarciss.blogspot.com selama 6 bulan dan sudah memasukan posting ke-100 kemarin. Untuk saat ini aku belum punya rencana untuk pindah alamat lagi karena sudah merasa puas dengan fasilitas yang disediakan blogspot.

Jumat, 16 November 2007

Kirata = Kira-kira nyata

Kalau ada suku bangsa di Indonesia yang punya hobi menyingkat-nyingkat kata maka suku itu pasti adalah suku Sunda. Orang-orang Sunda itu sangat piawai menyingkat kumpulan kata-kata menjadi satu kata baru terutama mengenai makanan. Contoh yang paling klasik adalah Combro yang merupakan singkatan oncom di jero (oncom didalam), memang sih isinya combro memang oncom tapi dari mana sisipan huruf b nya ya??? Lebih make sense singkatan nama saudaranya combro yaitu misro yang berasal dari kata amis dijero (manis didalam). Ada lagi Batagor yang merupakan singkatan dari bakso tahu goreng dan colenak (dicocol enak). Bahkan sekarang ada beberapa jenis makanan baru yang berasal dari singkatan yaitu cimol yang kependekan dari aci dicemol atau ada yang bilang juga aci ngagoromol. Cimol ini merupakan dari pengembangan jajanan sejenis yang berbahan dasar aci yaitu cireng (aci digoreng dan cilok (aci dicolok). Penyingkatan kata ini bisa lebih komplek apabila jenis makanan yang sudah ada tersebut mengalami modifikasi seperti contohnya combring alias combro garing. sebetulnya combring ini bukan combro yang digaringin tapi hanyalah sejenis keripik yang memiliki citarasa seperti combro makanya dinamakan combro garing.

Urusan singkat menyingkat tidak hanya berputar di soal makanan saja tapi sudah merambah hingga ke berbagai bidang. Dalam bidang kesenian ada yang namanya Tarling atau gitar suling dari namanya ngga perlu dijelasin lebih panjang jenis kesenian apa ini. Beberapa tahun yang lalu di Bandung sempat terjadi demam belanja baju sisa ekspor yang dijual secara kaki lima di jalan Cibadak dan tempat itu mendadak terkenal dengan sebutan Cibadak Mol (Mall maksudnya) atau biasa disingkat jadi Cimol he...he... namanya mirip dengan nama makanan saudaranya Cilok dan Cireng. Masih dari kota bandung ada toko yang spesialisasinya menjual barang-barang bekas namun berkualitas dan nama tokonya adalah BaBe yang kepanjangan dari... Barang Bekas... ha...ha... Bandung sebagai ibukota tataran tanah sunda ini memang bisa disebut sebagai biang singkat-menyingkat.

Menyoal urusan singkat-menyingkat ini aku teringat akan pelajaran bahasa daerah dulu, berhubung aku SDnya di salah satu kampung di daerah kabupaten Sukabumi jadinya aku mendapatkan pelajaran bahasa Sunda. Pelajaran bahasa saerah termasuk pelajaran yang bikin boring para siswa sehingga sang guru harus pandai pandai menarik minat siswanya salah satunya melalui lelucon-lelucon dalam bahasa Sunda. Ada satu lelucon yang masih aku ingat sampai sekarang yaitu kirata, mirip bahasa jepang tapi bukan, lagi-lagi kirata ini adalah sebuah singkatan yang kepanjangannya adalah kira-kira tapi nyata. Kirata ini adalah berusaha mencari kepanjangan dari kata-kata yang sudah ada, umumnya yang dibuatkan kepanjangannya adalah kata benda. Kadang-kadang kepanjangannya itu memang benar dengan kenyataan tapi seringnya sih maksa seperti :
  • Korsi (kursi) = Cokor di sisi (kaki di pinggir), yang ini memang sesuai kenyataan karena pada umunya kursi memiliki kaki di pinggir (samping)
  • Semah (tamu) = Ngahesekeun nu boga imah (nyusahin yang punya rumah), yang ini ada benarnya sedikit kadang-kadang memang tamu sering nyusahin yang punya rumah
  • Tampolong (tempolong) = Tempa tempo ka kolong (lihat-lihat ke kolong), masih ada benarnya sedikit karena umumnya tempolong adanya di kolong ranjang jadi kalau mau mencarinya harus ngintip-ngintip ke kolong tempat tidur.
  • Jelema (manusia) = Merejel ti ema (keluar dari ibu), nah kalau ini walaupun kesannya vulgar namun beneran sesuai.

Kirata ini sebetulnya memang tidak ada dalam kesusastraan sunda tapi lahir karena kebiasaan orang-rang sunda yang gemar singkat menyingkat kata. tapi sepertinya perlu juga dikembangkan untuk memperkaya khasanah sastra.

Rabu, 07 November 2007

Matahari Tak Pernah Ingkar Janji

Semburat jingga menghiasi ufuk timur
Matahari tak pernah ingkar janji
Janji yang diucap senja kemarin
Sebelum beristirahat di ufuk barat
Janji untuk datang menyingkirkan gelap malam
Kembali hadir membawa harapan baru
Menghangatkan setiap relung jiwa manusia

Perlahan namun pasti Matahari menegakkan dirinya
Hingga pada suatu titik persis diatas kepala
Saat itulah ia memberikan cintanya yang besar
Tulang manusia dibuatnya kuat
Jemuran dibuatnya kering
Bunga dibuatnya tersenyum

Namun kadang Matahari terlalu antusias
Membuat manusia kegerahan
Membuat pakaian kusam
Membuat Bunga layu
Tapi itu bukan salah Matahari kawan
Manusialah yang sering ingkar janji
Manusialah yang sering lupa bersyukur
Manusialah yang lalai menjaga buminya

Setelah menggapai titik tertinggi
Matahari kembali merunduk
Hingga menyentuh langit timur
Sebelum kembali tidur

Dengan bergelimang cahaya emas
Matahari berjanji akan kembali esok
Gelap mulai menaungi malam
semakin lama semakin gelap

Semburat jingga menghiasi ufuk timur
Matahari tak pernah ingkar janji...